Bupati Kaur Sambut 13 Dokter Peserta Program Internship Dokter Indonesia

oleh -15 Dilihat
oleh
Bupati Gusril Pausi menerima 13 dokter peserta Program Internship Dokter Indonesia di ruang kerja, Senin (22/6/2026), didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sipta Miarip dan pejabat kesehatan daerah.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., MAP menerima 13 dokter peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) yang akan menjalani masa pengabdian selama satu tahun di Kabupaten Kaur. Penerimaan berlangsung di ruang kerja Bupati, Senin (22/6/2026), dan dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Kaur, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Sipta Miarip, SE, direktur RSUD Kaur, kepala puskesmas, serta dokter pembimbing.

Kepala Dinas Kesehatan Sipta Miarip melaporkan bahwa peserta PIDI berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan beberapa lulusan universitas di China yang telah menyelesaikan pendidikan kedokteran. Mereka akan menjalani program selama satu tahun dengan sistem rotasi setiap enam bulan.

“Ketiga belas dokter ini berasal dari berbagai universitas di Indonesia dan ada juga yang merupakan lulusan dari China. Mereka akan menjalani Program Internship Dokter Indonesia selama satu tahun ke depan untuk memperdalam ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama masa pendidikan,” ujar Sipta.

Penempatan dokter akan dilakukan di RSUD Kaur, Puskesmas Kelam Tengah, dan Puskesmas Kaur Utara. Sipta mengatakan rotasi bertujuan memberi pengalaman pelayanan yang komprehensif, baik di rumah sakit rujukan maupun di fasilitas primer.

Bupati Gusril menyambut baik kedatangan para dokter muda tersebut. Menurutnya, PIDI merupakan tahap penting bagi dokter baru untuk mengembangkan keterampilan klinis dan mematangkan kesiapan praktik mandiri atau melanjutkan pendidikan spesialis.

“Program internship ini merupakan proses pembelajaran yang sangat penting bagi dokter yang baru lulus. Melalui program ini, para dokter dapat menyelaraskan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan kondisi nyata di lapangan sehingga nantinya menjadi dokter yang profesional, mandiri, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Gusril.

Gusril berharap para peserta tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan memanfaatkan masa tugas untuk mengabdikan ilmu dan membangun kedekatan dengan masyarakat. Ia juga mendorong adanya inovasi pelayanan kesehatan yang berdampak nyata.

“Saya berharap para dokter yang bertugas di Kabupaten Kaur tidak hanya menjalankan syarat wajib internship semata. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengabdikan ilmu yang dimiliki, menghadirkan inovasi-inovasi di bidang kesehatan, serta memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Bupati menekankan pentingnya etika profesi, komunikasi yang baik dengan tenaga kesehatan dan warga, serta kemampuan adaptasi. Dengan demikian, kehadiran dokter-dokter tersebut diharapkan menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Kaur.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.