Banjir Melanda Desa Taba Terunjam, 55 Rumah Terendam oleh Luapan Sungai Bengkulu

oleh -23 Dilihat
oleh
Rahmat Hidayat, Plt Kepala Pelaksana BPBD Bengkulu Tengah : Banjir luapkan Sungai Bengkulu genangi 55 rumah di Desa Taba Terunjam. BPBD Bengkulu Tengah sigap turunkan perahu karet evakuasi warga. Posko darurat siap lindungi masyarakat.-Foto : Dedi,Adv/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Desa Taba Terunjam di Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah kembali dilanda banjir. Luapan dari Sungai Bengkulu yang disebabkan hujan deras di hulu telah menyebabkan 55 rumah terendam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Tengah segera melakukan penanganan terhadap dampak bencana tersebut.

Berdasarkan informasi sementara dari BPBD Bengkulu Tengah, air mulai naik sejak pukul 04. 00 pagi dan hingga saat ini ketinggiannya belum menunjukkan tanda-tanda akan surut, yang berdampak pada banyak warga. Rahmat Hidayat, Plt Kepala Pelaksana BPBD Bengkulu Tengah, menjelaskan, “Saat ini, 55 rumah di Desa Taba Terunjam telah terendam banjir. Beberapa warga telah melakukan evakuasi terhadap perabotan rumah mereka dan mendirikan tenda darurat di tepi jalan.

BPBD Bengkulu Tengah tidak berdiam diri. Timnya telah menurunkan satu perahu karet untuk membantu proses evakuasi. Selain itu, mereka juga telah menyiapkan posko pengungsian dengan tenda darurat dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan mendasar warga. “Kami terus melakukan pemantauan situasi dan siap menambah jumlah personel jika diperlukan,” tambah Rahmat Hidayat.

Selain di Desa Taba Terunjam, banjir juga berdampak di lima kecamatan lainnya: Talang Empat, Pondok Kelapa, Pondok Kubang, Taba Penanjung, dan Bang Haji. Namun, di daerah tersebut dampaknya lebih ringan, hanya berupa genangan di jalan dan persawahan. Tim BPBD Bengkulu Tengah masih melakukan pendataan menyeluruh terhadap warga yang terkena dampak di seluruh area.

Fajar Santoso, Kepala Desa Taba Terunjam, mengapresiasi respons cepat BPBD Bengkulu Tengah. Ia juga meminta bantuan tambahan dari pemerintah, terutama untuk penyediaan air bersih, mengingat air banjir belum surut. Masyarakat diingatkan untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang berpotensi menyebabkan bencana serupa.

BPBD Bengkulu Tengah menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan warga. “Kami siap 24 jam untuk menerima laporan dan menangani situasi darurat,” ungkap Rahmat Hidayat. Hingga berita ini ditayangkan, proses pendataan masih berlangsung untuk memastikan tidak ada korban yang terabaikan.(adv)

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.