Bangun Patriotisme dari Bangku Sekolah, SDN 07 Kota Bengkulu Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98

oleh -72 Dilihat
oleh
Siswa dan dewan guru SDN 07 Kota Bengkulu mengikuti upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, mengenang ikrar 28 Oktober 1928 tentang satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia sebagai tonggak persatuan bangsa.- Foto :s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Menanamkan cinta Tanah Air tidak harus menunggu seseorang tumbuh dewasa. Semangat persatuan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama justru perlu dibangun sejak usia dini. Pesan inilah yang mengemuka dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di SDN 07 Kota Bengkulu, Rabu (28/10/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat di halaman sekolah tersebut diikuti dewan guru serta seluruh siswa kelas I hingga kelas VI. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan jiwa patriotisme sekaligus memperkenalkan makna perjuangan dan persatuan bangsa kepada generasi muda sejak bangku sekolah dasar.

Bertindak sebagai pembina upacara, Ige Gusti Pratama, S.Pd., Gr., mengajak para siswa meneladani semangat para pemuda Indonesia yang pada 28 Oktober 1928 mengikrarkan Sumpah Pemuda sebagai tonggak penting persatuan bangsa.

Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa menjadi generasi penerus bangsa tidak cukup hanya dengan memiliki cita-cita tinggi. Para pelajar juga perlu membangun karakter yang kuat, disiplin, berani menghadapi tantangan, serta mampu menghargai perbedaan.

Menurutnya, semangat patriotisme tidak sebatas diungkapkan melalui kata-kata, tetapi harus tercermin dalam tindakan nyata, mulai dari kesungguhan menuntut ilmu, kepatuhan terhadap aturan, hingga sikap saling menghormati di lingkungan sekolah.

“Anak-anak harus memiliki semangat belajar, pantang menyerah menghadapi kesulitan, serta saling menghargai satu sama lain. Cinta Tanah Air dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti disiplin, rajin belajar, dan menjaga persatuan,” ujar Ige Gusti Pratama.

Ia juga mengingatkan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap bangsa. Nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan kepedulian perlu dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari agar tidak berhenti sebatas materi pembelajaran maupun seremoni peringatan hari nasional.

Semangat tersebut tercermin dalam pelaksanaan upacara yang berlangsung tertib. Para siswa mengikuti rangkaian kegiatan, termasuk pengibaran bendera Merah Putih, dengan penuh perhatian dan semangat kebangsaan.

Bagi para peserta didik, peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi pengingat bahwa perjuangan generasi sekarang memiliki bentuk yang berbeda. Jika para pemuda terdahulu berjuang mempersatukan bangsa, pelajar masa kini dapat meneruskan semangat itu melalui pendidikan, prestasi, kedisiplinan, dan perilaku positif.

Salah seorang siswi kelas VI, Syafitri, mengaku bangga dapat mengikuti upacara peringatan tersebut. Ia menilai kegiatan itu menjadi motivasi untuk semakin giat belajar dan menjaga hubungan baik dengan teman-teman di sekolah.

“Upacara Hari Sumpah Pemuda membuat saya semakin semangat belajar dan lebih menghargai teman-teman. Kami ingin menjadi generasi yang bisa membanggakan sekolah dan Indonesia,” tutur Syafitri.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di SDN 07 Kota Bengkulu diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun karakter peserta didik.

Penanaman jiwa patriotisme sejak dini menjadi langkah penting untuk menyiapkan generasi yang mampu menghargai perjuangan para pendahulu, menjaga persatuan di tengah keberagaman, serta menghadapi tantangan masa depan dengan semangat dan tanggung jawab.

Dari lingkungan sekolah, semangat Sumpah Pemuda diharapkan terus tumbuh melalui tindakan sederhana yang bermakna. Sebab, mencintai Indonesia bukan hanya tentang mengenang sejarah, melainkan juga tentang bagaimana setiap generasi menjaga persatuan dan memberikan kontribusi nyata bagi masa depan bangsa (s.man).

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.