Tanggung Jawab dan Empati: Upaya BPBD Bengkulu Tengah Mengatasi Banjir

oleh -17 Dilihat
oleh
Plt Kepala BPBD Bengkulu Tengah, Rachmat Hidayat, turun langsung ke lapangan banjir di Karang Tinggi cs. Menginspeksi genangan air setinggi pinggang, ia pastikan evakuasi dan bantuan tepat sasaran. "Keselamatan warga prioritas utama.-Foto : Dedi,adv/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,- Komitmen nyata untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang terkena bencana kembali diperlihatkan oleh Rachmat Hidayat, SE, yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Tengah. Ia tidak hanya mengawasi dari pusat komando, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memeriksa lokasi yang dilanda banjir di sejumlah kecamatan.

Rachmat Hidayat memimpin timnya untuk menyusuri daerah-daerah yang terkena dampak banjir di Kabupaten Bengkulu Tengah. Banjir besar yang disebabkan oleh hujan deras beberapa hari terakhir ini telah merendam permukiman, lahan pertanian, dan jalanan di Kecamatan Karang Tinggi, Pondok Kubur, dan Taba. Ketinggian air di beberapa lokasi mencapai antara 1 hingga 2 meter, yang memaksa ratusan warga evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Plt Kalak BPBD tampak serius mengamati genangan air yang mencapai setinggi pinggang di salah satu jalan desa. Mengenakan sepatu boots dan rompi pelindung, ia melangkah di lumpur sambil mendengarkan keluhan warga. Tindakan ini memungkinkan Rachmat untuk melihat situasi dengan jelas, berkomunikasi langsung dengan para korban, serta menilai kinerja tim evakuasi dan distribusi bantuan.

“Kami memprioritaskan keselamatan masyarakat. Tim kami telah disebar ke seluruh lokasi rawan, untuk memastikan bahwa bantuan makanan, obat-obatan, dan selimut tepat sasaran. Koordinasi dengan TNI, Polri, dan relawan juga dilakukan maksimal untuk mempercepat proses normalisasi,” ungkap Rachmat Hidayat.

Kehadiran pemimpin di garis depan ini membangkitkan semangat tim penanggulangan bencana. Warga seperti Ibu Siti (45), yang merupakan korban di Karang Tinggi, terlihat terharu. “Alhamdulillah, Pak Rachmat datang langsung. Kami merasa tidak sendirian menghadapi cobaan ini,” ujarnya sambil memeluk anaknya.

BPBD Bengkulu Tengah menegaskan kesiapan selama 24 jam. “Situasi terus dipantau melalui drone dan posko darat. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan mengikuti petunjuk evakuasi yang ada,” tambah Rachmat. Semua langkah ini sejalan dengan instruksi Bupati Bengkulu Tengah dan Gubernur Bengkulu untuk menjaga respons bencana tanpa toleransi.

Kepemimpinan solid Rachmat Hidayat menjadi contoh bagaimana birokrasi dapat dekat dengan masyarakat. Dengan kolaborasi semua pihak, diharapkan banjir dapat segera surut dan kehidupan kembali normal dalam waktu 48 jam ke depan.(adv)

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.