KLIKINFOBERITA.COM,- Sebanyak 420 anggota kontingen Kwartir Daerah (Kwarda) 07 Gerakan Pramuka Bengkulu diberangkatkan menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII yang berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Pelepasan dilakukan di perbatasan Provinsi Bengkulu-Lampung, Desa Tebing Rambutan, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Selasa (11/8/2026).
Prosesi dilepas oleh Wakil perwakilan Kamabida Gerakan Pramuka 07 Bengkulu, Andalan Daerah Kwarda 07 Bengkulu Dr. Nelly Alesa, S.IP., SKM., M.Si., mewakili Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Helmi Hasan yang berhalangan hadir. Turut mendampingi Ketua Kwarda 07 H. Hamka Sabri dan Ketua Kwartir Cabang 0706 Kaur sekaligus Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I.
Dalam laporannya, Ketua Kwarda 07 H. Hamka Sabri menyatakan jumlah kontingen sebanyak 420 orang. Rincian peserta adalah 340 Pramuka penggalang yang berasal dari sembilan kabupaten dan satu kota di Provinsi Bengkulu, 45 pembina dan pendamping, 20 pendamping kontingen cabang, serta 15 pendamping kontingen daerah termasuk tim kesehatan.
“Kwartir Daerah 07 Provinsi Bengkulu mengirim 420 orang, terdiri atas 340 peserta dan tim pendamping,” kata Hamka. Ia menambahkan bahwa setiap Kwartir Cabang mengirim dua pendamping kontingen cabang untuk mendukung mobilitas dan keselamatan peserta.
Hamka menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kwartir Cabang dan jajaran Kwarda 07 yang berkontribusi pada keberangkatan kontingen. Ia juga menyinggung tingginya antusiasme calon peserta, namun kuota terbatas karena penyesuaian kapasitas penyelenggara dan keterlibatan peserta asing.
Sementara itu, Dr. Nelly Alesa membacakan amanat Kamabida. Ia menyampaikan pesan agar seluruh kontingen menjaga nama baik Kwarda 07 dan Provinsi Bengkulu selama kegiatan yang diperkirakan dihadiri lebih dari 20.000 anggota Pramuka dari seluruh Indonesia dan peserta negara sahabat.
“Jadikan Jambore ini sebagai sekolah kehidupan. Tunjukkan karakter Bengkulu: disiplin, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Nelly. Ia mengingatkan peserta untuk menjaga kesehatan, menaati instruksi pembina, dan memperlakukan pembina serta pendamping sebagai orang tua selama kegiatan.
Nelly juga menekankan pentingnya kekompakan. “Di Cibubur kalian bukan membawa nama Kwarcab masing-masing, melainkan Kwarda 07 Bengkulu. Jaga persatuan dan toleransi,” pesannya.
Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid menyatakan bangga Kabupaten Kaur menjadi tuan rumah pelepasan. Ia berharap peserta memanfaatkan Jamnas untuk menimba ilmu, membangun relasi, dan pulang dalam kondisi sehat membawa pengalaman serta nama baik daerah.
Kontingen Bengkulu akan melanjutkan perjalanan menuju Buperta Cibubur setelah menyeberangi Jembatan Manula, perbatasan Provinsi Bengkulu-Lampung. Selama perjalanan, tim kesehatan dan pendamping diharapkan memastikan kondisi peserta tetap prima hingga kegiatan resmi Jambore dimulai.







