1 Oktober 2026, WHO Bakal Diluncurkan di Bengkulu, Jadi Momentum Perkuat Produk Halal UMKM

oleh -49 Dilihat
oleh
Rofiqul Umam didampingi Ketua MUI Provinsi Bengkulu KH Zulkarnain saat audiensi dengan Sekda Bengkulu Herwan Antoni membahas persiapan peluncuran Program Wajib Halal Oktober di Bengkulu.-Foto :s.man/klikinfoberita com

KLIKINFOBERITA.COM,- Program Wajib Halal Oktober (WHO) dijadwalkan bakal diluncurkan di Provinsi Bengkulu pada 1 Oktober 2026. Program ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat jaminan produk halal sekaligus mendorong pelaku usaha, khususnya UMKM, memenuhi ketentuan sertifikasi halal.

Rencana peluncuran tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Rofiqul Umam, saat melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Balai Raya Semarak Bengkulu, Jumat (25/9).

Dalam audiensi tersebut, Rofiqul Umam didampingi Ketua MUI Provinsi Bengkulu KH Zulkarnain. Pertemuan membahas persiapan peluncuran WHO sekaligus memperkuat sinergi antara MUI dan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam pelaksanaan program jaminan produk halal.

Rofiqul Umam mengatakan, kedatangannya ke Bengkulu tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga menyampaikan kebijakan dan program MUI terkait Wajib Halal Oktober.

“WHO atau Wajib Halal Oktober ini merupakan program pusat yang insyaallah akan kita launching di Bengkulu. Ini menjadi sesuatu yang baru, karena biasanya launching seperti ini kami lakukan di kantor pusat MUI di Jakarta,” ujar Rofiqul Umam.

Menurut Rofiqul Umam, program tersebut merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal serta Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024.

Ia menjelaskan, peluncuran WHO di Bengkulu direncanakan berlangsung di Masjid Baitul Izzah pada 1 Oktober 2026. Penunjukan Bengkulu sebagai lokasi peluncuran diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya jaminan produk halal.

“Harapan kami, melalui program ini masyarakat dan pelaku usaha semakin memahami pentingnya jaminan produk halal. Kami ingin program ini memberikan manfaat nyata, terutama bagi pelaku UMKM,” kata Rofiqul Umam.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyambut baik rencana MUI Pusat menjadikan Bengkulu sebagai lokasi peluncuran program tersebut.

“Kita menyambut baik bahwa Bengkulu, Bumi Merah Putih, insyaallah akan menjadi titik awal WHO atau Wajib Halal Oktober diperkenalkan di Indonesia. Momentum launching program pusat ini bisa kita jadikan wadah bagi pelaku usaha atau UMKM di Bengkulu untuk melakukan sertifikasi produk halalnya,” kata Herwan Antoni.

Herwan mengatakan, Pemerintah Provinsi Bengkulu siap bersinergi dan mendukung program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam membantu pelaku usaha memperoleh sertifikasi halal.

Ia menambahkan, Pemprov Bengkulu akan terus mendukung berbagai program pemerintah maupun lembaga pusat yang bertujuan mendorong kemajuan daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan rencana peluncuran tersebut, WHO diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara MUI, pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem produk halal di Provinsi Bengkulu.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.