Lezat dan Bergizi, Ini Cara Mengolah Daging Labi-Labi Jadi Hidangan Istimewa

oleh -404 Dilihat
oleh
Daging labi-labi yang telah diolah menjadi rica-rica pedas menggoda, siap disajikan. Cita rasa gurih dan rempah yang kaya menjadikannya hidangan eksotis nan menyehatkan.-poto : Istimewa/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM, -Daging labi-labi atau bulus, yang berasal dari spesies kura-kura bercangkang lunak (soft-shelled turtle), kini semakin populer di kalangan pecinta kuliner eksotis. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang gurih khas menjadikannya bahan masakan unik yang tak kalah dengan daging lainnya. Namun, hanya sedikit yang tahu bahwa jika diolah dengan tepat, daging labi-labi bisa menjadi sajian lezat sekaligus menyehatkan.

Daging labi-labi dikenal karena teksturnya yang kenyal dan lembut, dengan rasa gurih alami yang kuat. Tak hanya lezat, daging ini juga mengandung gizi tinggi, seperti protein, vitamin A, dan kalsium. Kandungan tersebut dipercaya dapat meningkatkan stamina tubuh, menjaga kesehatan tulang, bahkan membantu mengatasi flek hitam dan gatal-gatal pada kulit.

Menariknya, bagian lain dari labi-labi seperti empedunya kerap dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional untuk asma dan malaria. Tak heran jika labi-labi memiliki nilai lebih, baik dari sisi kuliner maupun kesehatan.

Bagi masyarakat Muslim, kehalalan labi-labi sempat menjadi perdebatan. Namun, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menetapkan bahwa labi-labi halal dikonsumsi, sebagaimana tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 51 Tahun 2019, asalkan disembelih sesuai syariat Islam.

Resep Olahan Populer Labi-Labi

Labi-labi paling sering diolah menjadi sup rempah, rica-rica pedas, atau tongseng kuning khas Jawa. Penggunaan bumbu seperti serai, jahe, kunyit, bawang merah, dan cabai akan memperkuat cita rasa eksotis daging ini. Selain dagingnya, telur labi-labi juga sering dimasak menjadi lauk kaya protein.

Untuk hasil terbaik, daging labi-labi biasanya direbus terlebih dahulu untuk menghilangkan lendir dan bau amis, lalu dimasak dengan rempah-rempah pilihan hingga empuk dan meresap.

Budidaya dan Konservasi: Menjaga Kelestarian Sambil Cuan

Dulu dianggap hama, kini labi-labi menjadi komoditas perikanan bernilai tinggi. Meski begitu, secara internasional hewan ini termasuk dalam kategori langka dan perlu dilindungi. Maka dari itu, budidaya secara legal dan berkelanjutan sangat dianjurkan agar keseimbangan alam tetap terjaga, sembari membuka peluang usaha baru.

 

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.