956 Anak Yatim Dapat Santunan dan Belanja Gratis, Wali Kota Bengkulu: “Kalian Tidak Sendirian”

oleh -10 Dilihat
oleh
Anak yatim berseri menerima santunan, voucher belanja, dan paket sembako di Masjid At-Taqwa. Wali Kota Dedy Wahyudi: "Kalian tidak sendiri" bukti kepedulian pemerintah dan Baznas.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti Masjid At-Taqwa, Kamis (25/6/26), saat Pemerintah Kota Bengkulu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar peringatan hari ke-10 Asyura atau 10 Muharam. Ribuan anak yatim menerima santunan, voucher belanja, dan paket sembako gratis dalam acara yang digadang-gadang sebagai “hari raya” bagi mereka yang kehilangan kasih sayang orang tua.

Sebanyak 956 anak yatim dari berbagai kelurahan dan kecamatan di Kota Bengkulu tercatat menerima bantuan ini. Hadir langsung Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Dr. Yeni Puspita, S.H., M.H., Kasubag Kementerian Agama Kota Dr. H. Fahrurrazi, M.Si, Ketua Baznas Kota Bengkulu Habib Abdurahman Alkaf, serta jajaran asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, dan lurah.

Dalam sambutannya yang penuh emosi, Dedy Wahyudi menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir sebagai orang tua asuh bagi anak-anak yatim. Ia menyebut momentum Asyura sebagai momen istimewa yang harus dirayakan bersama.

“Hari ini adalah hari lebarannya, hari rayanya anak-anakku semua, yang ayah dan ibunya telah tiada. Tapi yakinlah kalian tidak sendiri. Ada Wali Kota, ada Ibu Kajari, ada Pak Kapolresta, Pak Dandim, ada Ketua Baznas, yang insya Allah selalu bersama kalian,” ujar Dedy di hadapan ratusan anak yang duduk rapi di lantai masjid.

Ia menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran negara. “Tadi Ketua Baznas sudah menyampaikan akan ada belanja gratis, diberikan voucher, kemudian juga ada santunan. Itulah bentuk perhatian pemerintah,” tambahnya.

Lebih jauh, Dedy memastikan seluruh anak yatim di Kota Bengkulu mendapatkan hak pendidikan dan kesehatan secara layak melalui program-program gratis. “Yang sekolah, jangan risau tidak bisa sekolah, karena dijamin sekolah gratis. Yang berobat, jangan cemas tidak bisa berobat, ada program BPJS gratis. Ini tugas pemerintah, tugas Wali Kota, agar warganya bahagia,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Baznas Kota Bengkulu Habib Abdurahman Alkaf melaporkan bahwa anak yatim yang dikumpulkan hari ini merupakan hasil pendataan dari kelurahan dan kecamatan se-Kota Bengkulu. Ia mengimbau warga yang mengetahui masih ada anak yatim belum terdata agar segera melapor ke Baznas untuk diakomodasi.

“Jumlah anak yatim sekitar 956 anak. Bantuan ini berasal dari Pemerintah Kota Bengkulu, Baznas, dan para donatur yang peduli,” kata Habib.

Acara ditutup dengan doa bersama memohon keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi para pemimpin serta seluruh warga Kota Bengkulu, agar dijauhkan dari segala musibah dan bencana. Suasana semakin hangat ketika para pejabat yang hadir langsung mendampingi anak-anak yatim menuju lokasi perbelanjaan untuk memilih makanan secara gratis sebuah pengalaman yang membuat wajah-wajah polos itu berseri-seri.

Peringatan Asyura kali ini menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah, aparat penegak hukum, dan lembaga zakat mampu menghadirkan kebahagiaan nyata bagi mereka yang paling membutuhkan, sekaligus meneguhkan pesan bahwa tak seorang pun anak yatim di Bengkulu harus merasa sendiri.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.