874 Pelanggaran Terjaring, Operasi Patuh Nala 2025 Bengkulu Tengah Tekan Kecelakaan

oleh -411 Dilihat
oleh
Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo menegaskan, Operasi Patuh Nala 2025 menyasar pengendara, pelajar, dan masyarakat umum, fokus pada keselamatan, kendaraan ODOL, helm, serta TNKB standar.

KLIKINFOBERITA.COM, – Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu Tengah telah merampungkan pelaksanaan Operasi Patuh Nala 2025 yang digelar selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025. Operasi yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP Totok Handoyo, S.I.K., Mengatakan bahwa operasi ini menyasar tiga elemen utama, yakni para pengendara, pelajar, serta masyarakat di pusat-pusat keramaian. Selain itu, perhatian juga diberikan pada kendaraan roda dua, kendaraan ODOL (over dimension over load), serta kelengkapan atribut keselamatan seperti helm dan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) standar.

Operasi ini bukan hanya soal penindakan, tapi juga upaya preemtif dan preventif untuk membentuk budaya tertib berlalu lintas,” tegas AKBP Totok.

Sebanyak 1.400 kegiatan sosialisasi dilakukan, termasuk pembagian stiker keselamatan, pemasangan spanduk di titik-titik strategis, serta publikasi edukatif melalui media sosial dan media massa. Di lapangan, personel Polres melaksanakan 433 kegiatan patroli, penjagaan, dan pengawalan di lokasi rawan pelanggaran, seperti pasar, sekolah, SPBU, dan jalan lintas kabupaten.

Selama operasi, tercatat 384 pelanggaran yang ditindak dengan tilang manual dan 490 pelanggaran melalui sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). Selain itu, 610 pelanggar diberi teguran simpatik. Satu kasus kecelakaan tercatat dengan korban luka berat, tanpa korban jiwa, dan kerugian materiil sekitar Rp 2 juta.

Menjelang penutupan, Kapolres mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga ketertiban berlalu lintas. “Keberhasilan operasi ini diukur dari meningkatnya kesadaran masyarakat, bukan dari banyaknya tilang. Mari kita wujudkan jalan raya yang aman dan tertib bersama-sama,” pungkas AKBP Totok.(an)

 

 

 

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.