KLIKINFOBERITA.COM,– Tren kembali ke alam (back to nature) yang semakin digemari masyarakat perkotaan membuat minuman tradisional berbahan rempah kembali naik daun. Salah satu yang sedang menjadi perbincangan adalah wedang kunyit asam daun jeruk, minuman khas Nusantara yang kini banyak dijajakan di kafe-kafe modern hingga kedai jamu kekinian.
Perpaduan kunyit yang memberikan sensasi hangat, asam jawa yang menyegarkan, dan aroma khas daun jeruk yang menggugah selera membuat minuman ini digemari berbagai kalangan, dari anak muda hingga orang tua.
dr. Amelia Sari, seorang praktisi kesehatan herbal dari Yogyakarta, menjelaskan bahwa wedang kunyit asam daun jeruk memiliki banyak manfaat bagi tubuh.
“Kunyit mengandung kurkumin yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan kuat. Asam jawa membantu melancarkan pencernaan, sementara daun jeruk memberikan efek relaksasi dan aroma terapi,” ujarnya saat ditemui di sela-sela acara Festival Jamu Nusantara, Minggu (3/8).
Ia menambahkan, konsumsi rutin minuman ini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, meredakan nyeri haid pada wanita, serta menjaga kesehatan lambung.
“Banyak pasien saya yang mengeluh perut kembung dan sulit buang air besar. Saya sarankan mencoba wedang ini, dan hasilnya cukup memuaskan,” tambahnya.
Membuat wedang kunyit asam daun jeruk ternyata tidak sulit. Cukup siapkan beberapa ruas kunyit segar, asam jawa, gula merah, dan daun jeruk, lalu rebus bersama air hingga mendidih. Dalam waktu 15 menit, minuman hangat dan menyehatkan siap dinikmati.
“Sekarang banyak ibu rumah tangga yang membuat sendiri di rumah karena bahannya mudah didapat dan cara membuatnya praktis. Ini jauh lebih sehat daripada minuman kemasan yang mengandung pengawet,” ungkap Siti Rahayu, seorang penjual jamu keliling di Pasar Legi, Solo.
Menariknya, wedang kunyit asam daun jeruk kini tidak hanya dinikmati oleh generasi tua. Di sejumlah kafe di Bandung dan Yogyakarta, minuman ini menjadi menu andalan dengan kemasan modern dan variasi penyajian, mulai dari versi hangat hingga es.
“Kami menyajikannya dengan sentuhan madu sebagai pengganti gula dan tambahan jahe untuk varian rasa yang lebih hangat. Respons pelanggan sangat positif, terutama di akhir pekan,” tutur Rangga, pemiliknya kafe “Herbal Space” di Bandung.
Dengan bahan-bahan yang mudah dijumpai di pasar tradisional mampunya supermarket, wedang kunyit asam daun jeruk menjadi alternatif minuman sehat dengan harga yang sangat terjangkau. Satu gelasnya di kedai jamu biasa dibanderol mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 15.000 tergantung tempat dan varian yang ditawarkan.
Meski kaya manfaat, para ahli mengingatkan agar konsumsi wedang ini tidak berlebihan. Kandungan asam yang cukup tinggi bisa memicu nyeri lambung pada penderita maag akut. Ibu hamil juga disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin.
“Semua yang berlebihan tidak baik. Nikmatilah secukupnya, satu hingga dua gelas sehari sudah cukup untuk mendapatkan manfaatnya,” pungkas dr. Amelia.
Dengan segala khasiat dan kemudahan pembuatannya, wedang kunyit asam daun jeruk layak menjadi pilihan minuman sehari-hari untuk menjaga kesehatan tubuh secara alami. Tradisi leluhur kembali menemukan tempatnya di hati masyarakat modern.







