Waspada Kebakaran Saat Kemarau: Bupati Gusril Pausi Ajak Warga Kaur Jaga Keselamatan Bersama

oleh -72 Dilihat
oleh
Bupati Gusril Pausi mengimbau warga Kaur waspada kebakaran saat kemarau. Bersama jaga keselamatan, hindari pembakaran sembarangan, dan pastikan bara benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Memasuki puncak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Kaur meningkatkan imbauan kewaspadaan kebakaran. Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., menekankan pentingnya peran aktif masyarakat untuk mencegah kebakaran yang dapat merusak lingkungan dan mengancam keselamatan jiwa.

“Kemarau yang panjang membuat alam semakin rentan terhadap kebakaran. Jangan biarkan kelalaian kecil berubah menjadi musibah besar,” ujar Gusril Pausi dalam keterangan yang diterima, Senin (27/07). Bupati meminta setiap warga mematuhi langkah pencegahan sederhana namun krusial, seperti tidak membakar lahan sembarangan, mengawasi api unggun, serta memastikan bara benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaur mencatat peningkatan laporan insiden kebakaran lahan dan samping jalan selama beberapa pekan terakhir. Kepala BPBD menyatakan faktor penyebab utama adalah pembakaran terbuka yang tidak diawasi, sampah yang mudah terbakar, dan cuaca kering yang mempercepat penyebaran api.

Untuk meminimalkan risiko, Pemerintah Kabupaten Kaur mengimbau langkah pencegahan berikut: larangan pembakaran sampah dan sisa tebangan tanpa pengawasan, pembuatan sekat bakar di sekitar lahan kritis, peningkatan patroli di titik rawan, serta sosialisasi langkah penanganan awal saat api muncul. Petugas juga diminta memperkuat koordinasi dengan aparat desa dan relawan pemadam kebakaran desa.

Gusril menegaskan bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan tanggung jawab bersama. “Keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, tetangga, dan seluruh masyarakat Kaur. Jangan sampai karena ulah kita, banyak orang harus menanggung kerugian dan penderitaan,” katanya.

Sebagai tambahan, Bupati mengajak masyarakat berpartisipasi aktif melaporkan potensi kebakaran dengan cepat melalui nomor darurat BPBD dan perangkat desa. Pemerintah daerah juga akan mempercepat distribusi alat pemadam ringan ke wilayah-wilayah terpencil serta menggelar pelatihan singkat bagi relawan dan warga untuk teknik pemadaman awal.

Warga diminta tetap tenang namun waspada, serta menerapkan prinsip pencegahan: tidak membakar lahan tanpa izin, mengawasi sumber api, dan memastikan bara padam. “Mari bersama-sama menjaga api, tidak membakar sembarangan, dan memastikan bara benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Mencegah jauh lebih mulia daripada menyesali,” tutup Gusril.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.