Wamensesneg Tinjau Posko Pengungsi Kebakaran Kemayoran dan Serahkan Bantuan untuk 354 KK

oleh -36 Dilihat
oleh
Wamensesneg Juri Ardiantoro menyerahkan bantuan uang tunai dan sembako kepada pengungsi kebakaran Kemayoran, memastikan kebutuhan darurat terpenuhi sambil memantau koordinasi relokasi dan pemulihan hunian.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,-Menindaklanjuti instruksi dari Presiden Prabowo Subianto, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro melakukan pengecekan ke posko pengungsian yang dibentuk untuk korban kebakaran di RT 02/RW 05, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada malam Selasa (2/6/2026). Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memastikan bahwa langkah-langkah darurat bisa dilaksanakan dengan cepat dan efisien bagi warga yang terpaksa mengungsi.

Selama kunjungannya yang berlangsung sekitar satu jam, Juri Ardiantoro memberikan bantuan langsung dari pemerintah dalam bentuk uang tunai dan paket sembako kepada sekitar 354 kepala keluarga yang terkena dampak. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan kebutuhan mendesak mereka, termasuk untuk kebutuhan pangan, selimut, dan alat kebersihan.

“Kedatangan kami atas perintah Presiden adalah untuk menjamin bahwa korban kebakaran diterima bantuan dan perlindungan dengan segera. Fokus utama kami adalah memenuhi kebutuhan dasar dan mengembalikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkap Juri di lokasi.

Di samping penyerahan bantuan, rombongan Wamensesneg juga memeriksa berbagai fasilitas di posko, seperti dapur umum dan layanan kesehatan darurat, serta berkoordinasi mengenai distribusi logistik. Juri juga langsung berkomunikasi dengan perwakilan PLN setempat untuk mempercepat penyambungan aliran listrik ke area pengungsian dan pemukiman sementara, agar penerangan dan layanan dasar lainnya segera normal kembali.

Kepala Seksi Kedaruratan Pemprov DKI Jakarta yang turut mendampingi menegaskan bahwa proses evakuasi dan pencatatan data penduduk yang terdampak sudah dilengkapi untuk mempercepat bantuan berikutnya. “Data sementara menunjukkan ada 354 kepala keluarga yang terdampak. Kami sedang merencanakan langkah-langkah relokasi sementara dan solusi untuk hunian jangka panjang bersama kementerian terkait,” jelasnya.

Pemerintah pusat dan daerah sepakat untuk meningkatkan kerjasama dalam menangani pascabencana, mulai dari penyediaan logistik hingga program rehabilitasi rumah. Rencana relokasi akan memperhatikan standar hunian yang layak dan kesiapan fasilitas di lokasi alternatif.

Warga yang mengungsi mengungkapkan rasa terima kasih atas respons cepat dari pemerintah, tetapi beberapa di antaranya mengharapkan informasi yang lebih jelas mengenai proses relokasi dan waktu pemulihan.

Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan serta mempercepat penyaluran bantuan lanjutan sampai warga bisa kembali tinggal di tempat yang aman dan layak.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.