Wali Kota Bengkulu Hadiri Puncak HANI 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi P4GN

oleh -91 Dilihat
oleh
Wali Kota Dedy Wahyudi memberi sambutan pada Puncak HANI 2026 di Balai Kota Merah Putih, menyerukan sinergi P4GN bersama BNN, Forkopimda, dan masyarakat demi Bengkulu Bersinar.-Foto: s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,– Pemerintah Kota Bengkulu bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 dengan menggelar acara puncak di Balai Kota Merah Putih Bengkulu, Kamis (23/07/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat secara hibrida melalui Zoom Meeting ini mengusung tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045”.

Acara yang dihadiri Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi ini turut diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala BNN Kota Bengkulu, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) . Peringatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan nasional yang dipusatkan di Balai Besar Rehabilitasi BNN di Lido, Bogor, dan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sambutannya, Wali Kota Dedy Wahyudi menegaskan bahwa momentum HANI bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan alarm bagi seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) . “Narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan bangsa. Pemerintah Kota Bengkulu siap bersinergi penuh dengan BNN, aparat penegak hukum, dan seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan Kota Bengkulu yang Bersinar atau Bersih Narkoba,” ujar Dedy.

Kepala BNN Kota Bengkulu, Kombes Pol Ali Imron, menjelaskan bahwa tema HANI 2026 menekankan pentingnya membangun kesadaran sejak usia dini melalui program “Ananda Bersinar”, yang merupakan singkatan dari Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak . Program ini telah berjalan intensif sejak awal tahun dan telah menjangkau sekitar 60 persen Sekolah Dasar (SD) negeri di Kota Bengkulu . Pendekatan kepada anak usia dini dinilai strategis untuk membangun benteng pertahanan terhadap pengaruh buruk narkotika.

Lebih lanjut, Wali Kota Dedy mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Sektor keluarga dinilai menjadi benteng pertahanan utama dalam mendeteksi dan mencegah penyalahgunaan zat terlarang sejak dini . Ia menekankan bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat, melainkan membutuhkan peran aktif dari keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Melalui peringatan ini, Pemerintah Kota Bengkulu dan BNN berharap dapat memperkuat kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba, sebagai langkah nyata mendukung terwujudnya generasi emas menuju Indonesia Emas 2045.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.