Wakil Ketua II DPRD Kepahiang Turun Menanam Jagung untuk Mendukung Ketahanan Pangan

oleh -58 Dilihat
oleh
Wakil Ketua II DPRD Ansori M. bersama Polres dan petani menanam jagung di BIPP Kepahiang, Kamis (11/6/2026). Sinergi ini dorong ketahanan pangan, transfer teknologi, dan peningkatan kesejahteraan petani lokal.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Ansori M. , Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kepahiang, terlibat langsung dalam kegiatan penanaman jagung bersama Polres Kepahiang pada Kamis (11/6/2026). Ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendukung swasembada pangan di tingkat nasional.

Acara yang berlangsung di Balai Benih Induk Padi Palawija (BIPP) Kepahiang ini melibatkan berbagai tokoh pemerintah daerah, anggota DPRD, aparat kepolisian, serta perwakilan dari dinas pertanian dan petani setempat. Ansori menjelaskan bahwa langkah ini adalah bentuk kolaborasi antar lembaga untuk mendorong hasil pertanian dan memastikan pasokan bahan pangan di daerah.

“Pohon jagung yang ditanam secara massal ini bukan hanya sekadar simbol; ini merupakan tindakan nyata untuk meningkatkan produksi hasil pertanian yang dapat dengan mudah ditanam di lahan yang ada di Kabupaten Kepahiang,” ungkap Ansori setelah menanam bibit bersama petani. Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari pihak legislatif akan terus ada, termasuk penyediaan anggaran, pelatihan teknis, dan akses terhadap benih berkualitas.

Dalam acara ini, Kapolres Kepahiang yang diwakili oleh pejabat Polres menekankan pentingnya peran aparat keamanan dalam menjaga kestabilan distribusi pangan serta mendukung program pembangunan pertanian. Ia menyatakan bahwa keterlibatan Polres sangat penting untuk memastikan program berjalan lancar dan mencegah gangguan pada rantai pasokan lokal.

Kepala Dinas Pertanian Kepahiang menerangkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mentransfer teknologi dan meningkatkan kapasitas petani. Tim penyuluh memberikan petunjuk teknis tentang pemilihan varietas jagung unggul, metode penanaman, serta cara pengendalian hama yang terintegrasi. Dinas tersebut menargetkan penambahan area tanam jagung untuk meningkatkan hasil lokal dalam beberapa musim tanam ke depan.

Petani yang hadir sangat menyambut baik inisiatif ini. Salah seorang petani yang meminta namanya dirahasiakan memberikan apresiasi terhadap pemerataan akses benih dan pelatihan teknis. “Dengan bibit yang baik dan bimbingan, kami optimis hasil panen akan meningkat sehingga pendapatan kami dapat membaik,” ujarnya.

Penanaman jagung ini diharapkan menjadi proyek percontohan yang bisa diterapkan di kecamatan lainnya. Semua pemangku kepentingan sepakat untuk melanjutkan kerjasama, memonitor pertumbuhan tanaman, dan menyiapkan dukungan pasar agar hasil panen dapat terserap secara optimal.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.