Wabup Kepahiang Pimpin Apel Gabungan ASN: Tegaskan Disiplin dan Akselerasi Pembangunan Infrastruktur

oleh -12 Dilihat
oleh
Wabup Kepahiang Ir. H. Abdul Hafizh pimpin apel gabungan ASN. Tegaskan disiplin kerja, pengawasan berjenjang, dan percepatan proyek infrastruktur agar layanan publik dan pembangunan segera dirasakan masyarakat.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,-Pemerintah Kabupaten Kepahiang kembali menggelar apel gabungan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah, Senin (27/7). Bertempat di halaman Kantor Bupati Kepahiang, kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kepahiang, Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si., selaku pembina apel. Apel yang dihadiri oleh perwakilan dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD) ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi sekaligus menyegarkan komitmen birokrasi di tengah dinamika pelayanan publik.

Rangkaian acara dibuka dengan laporan kesiapan dan kehadiran ASN dari masing-masing OPD, yang menandakan tertib administrasi dan koordinasi vertikal yang terjalin. Dalam amanatnya, Abdul Hafizh menekankan bahwa kedisiplinan kerja bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan fondasi fundamental untuk membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa setiap hak kepegawaian, termasuk remunerasi dan tunjangan, harus berbanding lurus dengan kewajiban dan kontribusi nyata yang diberikan oleh setiap ASN. Tanpa disiplin yang kuat, sulit bagi pemerintah daerah untuk meraih kepercayaan publik dan mencapai target-target strategis.

“Pelayanan publik yang prima adalah cerminan dari kepatuhan dan integritas aparatur. Saya berharap, dengan meningkatnya disiplin, maka kualitas layanan kepada masyarakat di Kepahiang juga akan ikut melesat,” ujar Wabup dengan tegas di hadapan ratusan peserta apel.

Lebih lanjut, Wabup menyoroti pentingnya pengawasan berjenjang sebagai instrumen pengendalian kinerja. Ia memerintahkan seluruh kepala OPD untuk mengaktifkan rantai komando pengawasan secara konsisten. Dalam skema ini, pejabat eselon IV diberi tanggung jawab untuk membina dan memonitor staf secara langsung, sementara pejabat eselon III wajib mengawasi kinerja dan disiplin bawahannya, dan seterusnya hingga ke jenjang pimpinan tertinggi. Ia menekankan bahwa laporan dari atasan langsung merupakan sumber informasi paling kredibel untuk mendeteksi dini potensi pelanggaran atau hambatan kerja.

“Jangan sampai atasan hanya diam dan menunggu. Laporan dari garis depan adalah kunci. Kepala OPD harus menjadi garda terdepan dalam mengawal disiplin anak buahnya,” tandasnya, menekankan bahwa pembiaran atas ketidakdisiplinan hanya akan merugikan institusi dan masyarakat.

Tak berhenti pada masalah kepegawaian, Abdul Hafizh juga menyoroti aspek krusial lainnya, yaitu realisasi anggaran dan percepatan proyek fisik. Dengan memasuki triwulan ketiga tahun anggaran, ia mendesak seluruh OPD untuk menghentikan kebiasaan menunda pelaksanaan program, terutama yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dasar. Menurutnya, waktu yang tersisa semakin sempit, sehingga setiap hari sangat berharga untuk memastikan dampak pembangunan dapat segera dirasakan oleh warga.

“Kegiatan pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya, harus segera tuntas. Ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi kebutuhan mendasar masyarakat yang tidak bisa ditawar lagi. Jangan biarkan rakyat menunggu lebih lama,” pungkas Wabup, mengakhiri arahannya dengan semangat akselerasi dan tanggung jawab kolektif.

Dengan amanat yang lugas ini, diharapkan seluruh jajaran ASN Kabupaten Kepahiang mampu menginternalisasi nilai disiplin dan urgensi waktu, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan yang sinergis demi kemajuan daerah.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.