TP PKK Bengkulu Tengah Selesaikan Pembinaan 10 Program Utama di 11 Kecamatan, Dorong Kerjasama Desa untuk Kesejahteraan Keluarga

oleh -85 Dilihat
oleh
Penutupan pembinaan PKK Karang Tinggi: kader diberdayakan untuk ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan. Camat dukung anggaran desa, kerja sama jadi kunci keberhasilan program.-Foto : Dedy,adv/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bengkulu Tengah telah menyelesaikan rangkaian pembinaan mendalam mengenai 10 Program Pokok PKK, yang diadakan secara bertahap di seluruh TP PKK kecamatan dari 12 Mei hingga 10 Juni 2026. Acara penutupan dilaksanakan di TP PKK Kecamatan Karang Tinggi, dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten, Dr. S. Dharmarini Rachmat, SKM. , MPH. , dan Camat Karang Tinggi, Ferry Aprianto, S. Sos.

TP PKK Benteng tutup pembinaan 10 Program Pokok di 11 kecamatan. Dr. Dharmarini ajak kader aktifkan Dasawisma, bawa ilmu ke rumah, wujudkan kesejahteraan keluarga.

Program pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kader PKK di tingkat kecamatan dan desa agar dapat melaksanakan program secara terencana, terukur, dan memberikan dampak langsung pada masyarakat. “Ini bukan hanya rutinitas formal. Kami ingin setiap langkah PKK menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak, memperkuat pendidikan dasar, mendukung ekonomi rumah tangga, serta menjaga lingkungan,” ujar Dr. Dharmarini saat memberikan sambutan.

Sepuluh program utama yang menjadi fokus pembinaan meliputi penghayatan terhadap Pancasila, gotong royong, ketahanan pangan, sandang, perumahan dan manajemen rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, koperasi usaha kecil, pelestarian lingkungan, serta perencanaan sehat. Semua materi disampaikan melalui pelatihan interaktif, simulasi lapangan, dan diskusi kelompok supaya kader dapat menerapkan ilmu tersebut secara praktis di daerah mereka.

Dr. Dharmarini juga menekankan perlunya mengaktifkan Dasawisma (Dasasila Wanita Mitra Keluarga) sebagai garda terdepan dalam pengumpulan data dan penyelesaian isu di tingkat dusun. “Dengan adanya Dasawisma yang aktif, data terkait kemiskinan, stunting, atau isu sosial dapat terdeteksi lebih awal dan ditangani bersama antara PKK, kepala desa, dan masyarakat. Ini merupakan bentuk pemberdayaan berbasis komunitas,” tegasnya.

Camat Karang Tinggi, Ferry Aprianto, juga mendukung penuh inisiatif tersebut. Ia mengajak semua kepala desa di wilayahnya untuk tidak hanya memberikan dukungan moral tetapi juga menyediakan anggaran dan sarana untuk mendukung kegiatan PKK. “PKK adalah mitra penting pemerintah desa. Tanpa kerjasama, program kesejahteraan keluarga akan sulit mencapai masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, pelatihan serupa juga dilakukan di Kecamatan Merigi Kelindang dan Taba Penanjung pada Selasa (10/6/2026), yang menandakan selesainya pembinaan di 11 kecamatan. Dr. Dharmarini menutup acara dengan pernyataan tegas: “Jangan biarkan pelatihan berakhir di kelas. Bawa ilmu itu ke rumah, wujudkan dalam tindakan nyata di komunitas. Karena kesejahteraan keluarga dimulai dari tangan-tangan kader PKK yang kuat, peduli, dan konsisten. ”

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar yang kokoh untuk transformasi peran PKK dari organisasi tradisional menjadi agen perubahan sosial-ekonomi yang relevan dengan tantangan masa kini, khususnya dalam menghadapi isu stunting, pernikahan dini, dan ketidakadilan akses layanan dasar di pedesaan Bengkulu Tengah.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.