Teuku Zulkarnain Minta Percepatan Rehabilitasi Stadion Sawah Lebar, Kunci Kesuksesan POPDA dan Masa Depan Olahraga Bengkulu

oleh -113 Dilihat
oleh
Wakil Ketua I DPRD Bengkulu, Teuku Zulkarnain, desak percepatan rehabilitasi Stadion Sawah Lebar demi sukseskan POPDA 2026 dan wujudkan pusat pelatihan atlet muda yang modern, aman, serta berkelanjutan untuk masa depan olahraga daerah.-Foto : Istimewa,adv/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Teuku Zulkarnain, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu sekaligus Ketua KONI Provinsi Bengkulu, secara tegas meminta Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk segera melaksanakan rehabilitasi Stadion Sawah Lebar. Tindakan ini dianggap penting tidak hanya untuk kelancaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026, tetapi juga sebagai dasar jangka panjang untuk pengembangan atlet muda dan peningkatan standar olahraga di daerah.

Pernyataan ini dilontarkan setelah pertemuan tertutup dengan pihak eksekutif di kantor Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, pada hari Senin, 18 Mei 2026. Pertemuan strategis tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Nopri Walihan, Kepala BKAD Tommy Irawan, serta perwakilan dari Dinas PUPR Provinsi Bengkulu. Diskusi yang intens membahas pentingnya mempercepat perbaikan infrastruktur olahraga sebelum pelaksanaan POPDA dimulai.

“Stadion Sawah Lebar bukan hanya sekadar tempat berkompetisi. Ini adalah pusat kegiatan olahraga masyarakat, terutama bagi generasi muda yang rutin berlatih di sini. Kondisi fasilitas saat ini sudah tidak memadai jika dibiarkan terus-menerus,” tegas Teuku dengan nada serius. Ia menekankan bahwa kenyamanan dan keselamatan bagi atlet serta masyarakat pengguna lainnya harus menjadi fokus utama dalam setiap tahap rehabilitasi.

Ia berpendapat bahwa keberhasilan acara POPDA bergantung tidak hanya pada kesiapan fisik dan mental atlet, tetapi juga pada penyediaan sarana dan prasarana yang layak, modern, dan representatif. “Kita tidak dapat mengharapkan performa terbaik dari atlet jika fasilitas latihan yang ada masih minim atau dalam keadaan rusak. Ini adalah tentang investasi untuk masa depan,” ucap politisi berpengalaman tersebut.

Selain Stadion Sawah Lebar, rapat juga mengulas perkembangan pembangunan gedung olahraga untuk voli dan bulu tangkis yang hingga kini belum selesai. Teuku meminta agar seluruh proyek tersebut diselesaikan tahun ini tanpa ada alasan teknis maupun administratif yang menghalangi. Ia menegaskan perlunya kolaborasi antara legislatif dan eksekutif agar target dapat tercapai tepat waktu.

“DPRD siap memberikan dukungan penuh, baik dalam hal anggaran maupun pengawasan. Namun, kami memerlukan komitmen nyata dari pemerintah daerah. Jangan sampai acara besar seperti POPDA justru menjadi ajang untuk menunjukkan kegagalan dalam pengelolaan fasilitas,” tambahnya.

Teuku berharap, setelah rehabilitasi, Stadion Sawah Lebar bisa berfungsi optimal sebagai pusat pelatihan nasional di tingkat regional, bahkan memiliki potensi untuk menjadi tuan rumah kejuaraan berskala nasional. Dengan begitu, Bengkulu tidak hanya berhasil menyelenggarakan POPDA, tetapi juga mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membanggakan provinsi di tingkat nasional maupun internasional.

Rehabilitasi stadion ini diharapkan dapat membangkitkan semangat baru bagi semua pihak terkait olahraga di Bengkulu  mulai dari pelatih, atlet, hingga masyarakat umum  untuk bersama-sama membangun ekosistem olahraga yang sehat, profesional, dan berkelanjutan.(red,adv)

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.