KLIKINFOBERITA.COM,- Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Kepahiang kembali mendapat perhatian pemerintah pusat. Kali ini, pembangunan Inpres Jalan Daerah (IJD) Lingkar Sidorejo, Kecamatan Kabawetan, resmi dimulai melalui pelaksanaan titik nol, Rabu (4/11/2026).
Titik nol pembangunan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP., didampingi Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu, Zepnat Kambu, serta Anggota DPR RI, Erna Sari Dewi.
Proyek strategis dengan panjang ruas mencapai 4,2 kilometer ini menelan anggaran sebesar Rp15,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui program Inpres Jalan Daerah.
Pembangunan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi di Kecamatan Kabawetan.
Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata menyampaikan, pembangunan IJD Lingkar Sidorejo merupakan bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan infrastruktur di daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ini tidak terlepas dari sinergi dan perjuangan pemerintah daerah dalam menyampaikan usulan berdasarkan kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah, pembangunan jalan Lingkar Sidorejo ini akhirnya dapat direalisasikan melalui program Inpres Jalan Daerah. Kami Pemerintah Kabupaten Kepahiang sangat mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan BPJN Bengkulu. Jalan ini memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Zurdi Nata.
Ia menegaskan, keberadaan jalan tersebut tidak boleh hanya dipandang sebagai pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, infrastruktur yang memadai diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan serta mendukung pengembangan sektor pariwisata Kabawetan.
“Harapan kita, setelah jalan ini selesai dibangun, mobilitas masyarakat semakin lancar, biaya transportasi dapat ditekan, dan hasil pertanian maupun perkebunan lebih mudah dipasarkan. Termasuk akses menuju kawasan wisata juga semakin baik sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan pihak kontraktor agar mengutamakan kualitas pekerjaan dan tidak sekadar mengejar target penyelesaian proyek.
Ia meminta seluruh tahapan pembangunan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, menggunakan material berkualitas, serta memperhatikan standar pekerjaan yang telah ditentukan.
“Saya berpesan kepada pihak pelaksana agar bekerja secara profesional dan bertanggung jawab. Jangan hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi kualitas harus menjadi prioritas. Kita ingin jalan ini dibangun dengan baik, kuat, dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan pembangunan agar pekerjaan berjalan transparan, sesuai ketentuan, dan menghasilkan infrastruktur yang benar-benar berkualitas.
Sementara itu, Anggota DPR RI Erna Sari Dewi menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan IJD Lingkar Sidorejo. Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan mendasar yang harus terus diperjuangkan karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Program Inpres Jalan Daerah ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur yang lebih baik. Kami berharap pembangunan Lingkar Sidorejo dapat dilaksanakan secara maksimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Kabawetan dan Kabupaten Kepahiang secara keseluruhan,”kata Erna.
Pelaksanaan titik nol tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepahiang, Sekretaris Daerah, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Kabawetan, serta Kepala Desa Sidorejo.
Pemerintah Kabupaten Kepahiang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, BPJN Bengkulu, serta seluruh pihak yang telah mendukung terealisasinya pembangunan jalan tersebut.
Dengan dimulainya pembangunan IJD Lingkar Sidorejo, masyarakat kini menaruh harapan besar terhadap peningkatan kualitas infrastruktur di kawasan Kabawetan.
Selain memperlancar akses transportasi, jalan sepanjang 4,2 kilometer itu diharapkan menjadi jalur penggerak perekonomian baru, memperkuat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta meningkatkan daya tarik wisata.
Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pemerataan infrastruktur dan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepahiang.







