Tiga Calon Ketua PWI Bengkulu 2026-2031 Lolos Verifikasi, Pemilu Tertutup Jadi Harapan Anggota

oleh -89 Dilihat
oleh
Menanti Ketua PWI Bengkulu 2026-2031. Tiga figur terbaik telah lolos verifikasi. Saatnya wartawan Bengkulu bersatu memilih pemimpin yang mampu adaptasi di era digital, menjaga marwah profesi, dan memperkuat solidaritas antar anggota.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu sedang mempersiapkan acara lima tahunan, yaitu Konferensi Provinsi (Konferprov), yang dijadwalkan pada Minggu, 18 Juli 2026. Acara penting ini akan menentukan arah organisasi untuk masa kepengurusan 2026-2031, di tengah perubahan yang terjadi di industri media yang memasuki era digital.

Acara ini akan dihadiri oleh 134 anggota biasa yang memiliki hak suara. Menariknya, dari sepuluh kandidat yang awalnya mendaftar, hanya tiga orang yang benar-benar memenuhi syarat administratif hingga batas akhir pengembalian dokumen pada Rabu sore, 8 Juli 2026. Ketiga kandidat tersebut adalah Ketua Fetahan PWI Marsal Abadi, Iyut Dwi Mursito dari Media Bengkulu Network, dan Doni Aftarizal dari Radar Utara.

Ketua Panitia Pencalonan, Dedy HP, memberikan konfirmasi bahwa ketiga dokumen calon telah diperiksa kelengkapannya sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Namun, verifikasi akhir tetap menjadi tanggung jawab PWI Pusat.

“Dokumen ketiga calon sudah memenuhi persyaratan dasar. Akan tetapi, verifikasi lanjutan oleh PWI Pusat harus tetap dilakukan. Jika ditemukan kekurangan, calon akan diberi waktu dua hari untuk melakukan perbaikan,” ungkap Dedy di Sekretariat PWI Bengkulu, Jalan Pembangunan, Padang Harapan.

Syarat untuk maju sebagai calon Ketua PWI maupun Ketua Dewan Kehormatan (DK) memang cukup ketat. Selain harus menjadi anggota biasa, calon juga diharuskan memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan mendapatkan dukungan minimal 20 persen dari total anggota yang berhak memilih. Ketatnya persyaratan ini bertujuan untuk memastikan bahwa hanya jurnalis yang memiliki kemampuan dan dukungan yang cukup dapat memimpin organisasi.

Konferprov kali ini menggunakan mekanisme pemilihan tertutup (secret ballot). Langkah ini diambil untuk memastikan prinsip transparansi, akuntabilitas, kebebasan, dan kerahasiaan suara. Berbeda dengan cara pemilihan sebelumnya yang biasanya dilakukan secara aklamasi atau “ketuk palu”, sistem pemilu tertutup memberikan kesempatan kepada setiap jurnalis untuk memilih sesuai dengan hati nurani mereka tanpa adanya tekanan dari perusahaan media atau kelompok tertentu. Bahkan, jika hanya ada satu kandidat, mereka harus siap bersaing dengan “kotak kosong” jika tidak dapat membuktikan kemampuannya untuk meyakinkan pemilih.

Siapapun yang terpilih nanti akan menghadapi tantangan yang cukup besar. Selain kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kewartawanan dan memperbaiki kondisi kantor PWI Bengkulu yang saat ini kurang baik, ketua baru juga diharapkan mampu menjaga kehormatan profesi di tengah anggaran pemerintah daerah yang terbatas.

Demi menjaga keberlangsungan operasional, anggaran publikasi yang minim membuat PWI harus lebih kreatif dalam menjalin kerja sama dengan mitra dari sektor swasta dan lembaga lainnya agar “dapur redaksi” tetap berjalan. Namun, kolaborasi ini tidak boleh mengikis integritas. PWI tetap harus menjalankan peran sebagai kontrol sosial; men-support kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, sambil tetap kritis terhadap kebijakan yang merugikan publik.

Menjelang hari pelaksanaan, suasana di markas PWI Bengkulu terasa akrab. Senior dan junior saling mendukung, menepis isu perpecahan seperti “blok barat” atau “blok timur”. Semua sepakat bahwa setelah pemilihan, barisan harus kompak kembali demi satu tujuan yang mulia: membesarkan PWI Bengkulu.

Agenda lima tahunan ini bukan hanya sekadar rotasi personel, tetapi juga merupakan waktu untuk refleksi dan akselerasi organisasi di tengah disrupsi informasi. Semoga Konferprov 2026 sukses dan melahirkan pemimpin yang mampu mengantarkan PWI Bengkulu ke arah yang lebih maju, profesional, dan bermartabat.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.