Teknologi AR/VR di Hutama Karya Memasuki Era Baru dalam Pengawasan Proyek

oleh -144 Dilihat
oleh
PT Hutama Karya luncurkan AR/VR untuk pengawasan proyek: gabungkan BIM dan kondisi lapangan, tingkatkan akurasi, percepat keputusan, kurangi kesalahan, optimalkan kualitas konstruksi nasional.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- PT Hutama Karya (Persero) secara resmi memperkenalkan norma baru dalam manajemen konstruksi di tanah air melalui penggunaan teknologi Augmented Reality dan Virtual Reality (AR/VR). Teknologi ini telah diuji coba dan diterapkan dalam berbagai proyek penting selama tahun 2025. Hasil evaluasi menyeluruh menunjukkan bahwa inovasi ini bukan hanya sekadar tren digital, melainkan alat yang penting untuk merubah cara kerja, meningkatkan akurasi, dan mempercepat proses pengawasan di lapangan.

Dengan mengintegrasikan teknologi Building Information Modeling (BIM), AR/VR memungkinkan tim proyek untuk menggabungkan desain digital 3D dengan kondisi aktual di lokasi. Rencana kerja bisa diperbandingkan secara visual dan tepat, pengerjaan diperiksa dengan tingkat presisi tinggi, serta kemungkinan ketidaksesuaian dapat terdeteksi lebih awal—bahkan sebelum tahap berikutnya dimulai. Ini adalah solusi yang sangat dibutuhkan di tengah tantangan pembangunan yang memerlukan ketepatan tinggi dan pengambilan keputusan yang cepat.

Teknologi ini telah diterapkan dalam proyek-proyek utama seperti Pembangunan Gedung Hunian ASN dan Gedung MPR RI di Ibu Kota Nusantara, MRT Jakarta Fase 2A Paket Kerja 203, RSUD Bengkulu, serta Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung. Di proyek-proyek tersebut, AR/VR berperan penting dalam meningkatkan pengendalian mutu, menjadi sarana visualisasi, dan menghubungkan komunikasi antara tim teknis, pengelola, dan para pemangku kepentingan. Semua informasi teknis jadi lebih mudah dipahami, yang membantu mengurangi salah paham, serta menurunkan perbaikan ulang yang menghabiskan biaya dan waktu.

“Hutama Karya sekarang memiliki cara baru untuk memahami aspek teknis proyek. Ketika desain dapat dilihat secara utuh dan disesuaikan langsung dengan kondisi lapangan, dasar untuk pengecekan, penjelasan, dan pengambilan keputusan jadi jauh lebih konsisten dan tepat,” ungkap Plt. EVP Sekretaris Perusahaan, Hamdani. Ia menekankan bahwa manfaat terbesar dari AR/VR ada pada aspek yang sangat penting: ketepatan pelaksanaan, kejelasan data, dan pengurangan risiko kesalahan konstruksi.

Evaluasi juga menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, kualitas perangkat, serta koneksi internet di lokasi. Hal ini menjadi pedoman bagi perusahaan untuk meningkatkan standar, merancang alur kerja yang seragam, dan memastikan bahwa teknologi tersebut benar-benar memberikan nilai tambah yang signifikan.

Bagi Hutama Karya, AR/VR merupakan bagian dari transformasi digital yang berorientasi pada hasil. Teknologi ini menawarkan pandangan yang lebih menyeluruh, meningkatkan kejelasan dalam pengawasan, dan memperkuat kualitas keputusan. Di masa depan, perusahaan akan terus mengoptimalkan penggunaan teknologi ini dengan fokus pada fungsi yang paling berdampak. Tujuannya sangat jelas: inovasi tidak hanya menjadi simbol kemajuan, tetapi juga menjadi kekuatan operasional yang memastikan setiap proyek berjalan sesuai rencana, tepat, dan berkualitas tinggi.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.