Tanggap Krisis Air, DTPHP Bengkulu Utara dan Petani Kancikan Dam Irigasi Air Nokan di Kemumu

oleh -93 Dilihat
oleh
Gotong royong normalisasi irigasi Air Nokan, Kamis (17/9). Pemkab Bengkulu Utara bersama petani kancikan dam untuk kembalikan debit air ke sawah Kemumu yang terdampak kekeringan El Nino.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara bersama masyarakat melaksanakan gotong royong normalisasi irigasi Air Nokan di Kelurahan Kemumu, Kamis (17/9/2026). Aksi ini dilakukan untuk mengembalikan debit air ke areal persawahan yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau dan fenomena El Nino.

Kegiatan tanggap darurat ini diprakarsai Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Bengkulu Utara setelah menerima keluhan petani terkait minimnya pasokan air irigasi di wilayah Kemumu dan sekitarnya. Bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Pemkab memfokuskan perbaikan pada penambalan (kancikan) dan peninggian dam darurat di aliran irigasi Air Nokan.

Kepala DTPHP Bengkulu Utara, H. Juwita Abadi, S.P., mengatakan perbaikan saluran irigasi ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bengkulu Utara untuk memprioritaskan kebutuhan dasar sektor pertanian daerah. Pemkab menyediakan bantuan material berupa semen, sementara pengerjaan penambalan dam dilakukan secara swadaya oleh warga dan petugas lapangan.

“Sesuai arahan Bapak Bupati, kami dari DTPHP langsung menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan kelompok tani di wilayah Armajaya. Hari ini kita sepakat menggelar gotong royong untuk melakukan penambalan dam di Air Nokan. Harapan kita, upaya bersama ini bisa meningkatkan kembali debit air menuju persawahan warga Kemumu dan sekitarnya, sehingga para petani dapat segera mengolah lahan untuk memasuki musim tanam kedua,” ujar Juwita.

Aksi cepat pemerintah daerah ini mendapat apresiasi dari perwakilan petani Kecamatan Armajaya dan Arga Makmur. Mereka menyampaikan terima kasih atas kepedulian serta bantuan logistik yang disalurkan Pemkab Bengkulu Utara.

“Kami mewakili seluruh kelompok tani mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati dan jajaran Dinas Pertanian atas kepedulian serta dukungannya. Penanganan ini sangat dinantikan oleh masyarakat agar sawah-sawah yang terdampak kekeringan bisa kembali mendapat suplai air yang cukup dan proses tanam bisa berjalan lancar,” ungkap perwakilan petani.

Dengan normalisasi ini, diharapkan aliran air irigasi ke sawah-sawah di Kelurahan Kemumu, Desa Sidodadi, dan Tebing Kaning kembali lancar, sehingga petani dapat segera memulai musim tanam kedua tanpa kendala kekeringan.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.