KLIKINFOBERITA.C9M,-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, hadir penuh semangat dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu. Acara ini khusus menyampaikan laporan kegiatan reses Anggota DPRD Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026. Rapat berlangsung meriah di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (23/2).
Forum penting ini menjadi panggung bagi para legislator untuk menyuarakan aspirasi rakyat dari berbagai pelosok Bengkulu. Selama masa reses, anggota dewan turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing, menghimpun keluhan dan harapan masyarakat. Isu-isu yang mengemuka sangat beragam, mencakup sektor krusial seperti infrastruktur jalan rusak di pedalaman, pelayanan publik yang lambat di puskesmas, hingga program pemberdayaan UMKM untuk warga desa.
Aspirasi tersebut bukan sekadar catatan kertas. Ia menjadi “peta jalan” pembangunan Bengkulu ke depan, yang siap diwujudkan melalui sinergi eksekutif dan legislatif. Usai rapat, Herwan Antoni langsung berbagi pandangannya kepada wartawan. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menjadikan setiap masukan sebagai dasar program prioritas.
“Seluruh usulan dan aspirasi masyarakat akan kita bahas bersama DPRD. Ini bahan berharga untuk dirumuskan dalam program pembangunan daerah tahun ini,” tegas Herwan.
Lebih lanjut, Sekda menjelaskan prosesnya akan komprehensif. Setiap aspirasi dikaji mendalam, mempertimbangkan kebutuhan riil di lapangan, anggaran tersedia, serta skala prioritas. “Kami tidak ingin program ngawur. Harus tepat sasaran, agar Bengkulu makin maju dan merata,” tambahnya.
Langkah ini menunjukkan iklim politik Bengkulu yang inklusif. DPRD sebagai wakil rakyat dan Pemprov sebagai pelaksana bersatu, menjembatani suara grassroot ke kebijakan nyata. Harapannya, pembangunan 2026 tak hanya ambisius, tapi juga menyentuh langsung kehidupan warga.
Dalam era pasca-pandemi, sinergi seperti ini krusial. Infrastruktur prima berarti akses pendidikan lebih baik; pelayanan publik lancar tingkatkan kesejahteraan. Pemberdayaan masyarakat pula jadi kunci ekonomi lokal bangkit.
Herwan Antoni menutup pernyataannya dengan pesan tegas. “Nantinya, usulan-usulan dari masyarakat akan kita tampung dan tindaklanjuti dalam perencanaan program pembangunan daerah.









