KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Desa Kertapati, Kecamatan Pagar Jati, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk merumuskan program kerja dan menentukan arah pembangunan pada 2027 mendatang.
Dalam forum yang berlangsung kemarin tersebut, pemerintah desa bersama masyarakat membahas berbagai kebutuhan pembangunan sekaligus menyepakati sejumlah usulan yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program Dana Desa (DD) tahun anggaran 2027.
Musrenbangdes itu turut dihadiri unsur Tripika Kecamatan, jajaran pemerintah desa, serta masyarakat Desa Kertapati. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan memastikan perencanaan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kepala Desa Kertapati, Harnodi, menyampaikan bahwa penyusunan program tahun 2027 akan mengacu pada delapan fokus prioritas penggunaan Dana Desa sesuai ketentuan pemerintah. Dalam pembahasan tersebut, aspirasi masyarakat banyak mengarah pada peningkatan infrastruktur dan fasilitas pelayanan publik.
Sejumlah usulan pembangunan fisik yang mengemuka di antaranya peningkatan jalan lingkungan atau gang desa, rehabilitasi Posyandu, pembangunan sumur bor, pembukaan badan Jalan Usaha Tani (JUT), serta pembuatan siring atau saluran drainase di depan rumah warga.
Harnodi menuturkan, usulan tersebut merupakan hasil pembahasan bersama masyarakat yang dinilai memiliki manfaat langsung bagi aktivitas dan kebutuhan warga sehari-hari.
“Perencanaan pembangunan tahun 2027 tetap mengacu pada delapan prioritas penggunaan Dana Desa. Dari hasil musyawarah, masyarakat telah menyampaikan lima usulan di bidang pembangunan yang nantinya akan kita sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anggaran desa,” kata Harnodi.
Ia menambahkan, delapan fokus penggunaan Dana Desa meliputi penanganan kemiskinan ekstrem melalui penyaluran BLT-DD, penguatan ketahanan iklim dan kesiapsiagaan desa menghadapi bencana, serta peningkatan pelayanan kesehatan dasar melalui Posyandu dan pemberian makanan tambahan (PMT).
Fokus berikutnya mencakup penguatan ketahanan pangan dan energi serta lembaga ekonomi desa, dukungan terhadap implementasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pembangunan infrastruktur melalui skema Padat Karya Tunai Desa (PKTD), pengembangan infrastruktur digital dan teknologi, hingga pelaksanaan program sektor prioritas lainnya.
Selain pembangunan infrastruktur, perhatian masyarakat juga tertuju pada pengembangan potensi ekonomi desa melalui sektor ketahanan pangan. Salah satu gagasan yang diusulkan dalam musyawarah tersebut adalah kegiatan budidaya ikan nila.
Di sektor kesehatan, masyarakat turut mendorong adanya penambahan fasilitas dan perlengkapan Posyandu agar kegiatan pelayanan kesehatan bagi ibu, anak, dan masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
“Usulan masyarakat tidak hanya menyangkut pembangunan fisik. Untuk ketahanan pangan, ada rencana budidaya ikan nila, sedangkan di bidang kesehatan masyarakat mengusulkan penambahan perlengkapan Posyandu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Harnodi menjelaskan bahwa seluruh aspirasi yang telah dihimpun belum serta-merta dapat direalisasikan secara bersamaan. Pemerintah desa akan melakukan kajian lanjutan dengan memperhitungkan pagu anggaran, tingkat urgensi, serta besaran kebutuhan setiap kegiatan.
Menurutnya, penentuan program harus dilakukan secara cermat agar anggaran yang tersedia benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kita akan melakukan penyesuaian berdasarkan skala prioritas. Usulan yang paling mendesak dan dibutuhkan masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan utama, tentunya dengan melihat kemampuan anggaran serta volume pekerjaan dari masing-masing kegiatan,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan Musrenbangdes tersebut, Pemdes Kertapati berharap seluruh proses perencanaan pembangunan 2027 dapat tersusun secara matang dan partisipatif. Pemerintah desa juga berkomitmen mengupayakan agar program yang nantinya ditetapkan mampu menjawab kebutuhan warga, memperbaiki fasilitas umum, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Aisya)








