KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Desa Durian Demang, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, mulai mematangkan arah pembangunan desa untuk tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). Dalam forum tersebut, pembangunan drainase, jembatan, plat deker, hingga rehabilitasi gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi sejumlah usulan yang dibahas.
Musrenbangdes digelar sebagai bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2027. Forum ini menjadi ruang bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menentukan program yang dinilai mendesak, bermanfaat, dan sesuai dengan kemampuan anggaran desa.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Durian Demang Thomas Edison, Kasi Pembangunan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Karang Tinggi Muin, S.Sos., pendamping desa, pendamping lokal desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Thomas Edison menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat akan dibahas secara cermat sebelum ditetapkan sebagai program prioritas dalam perencanaan dan penganggaran desa tahun 2027.
“Usulan yang sudah disampaikan oleh masyarakat akan dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kesesuaian anggaran dalam menyusun APBDes nanti,” ujar Thomas.
Ia menjelaskan, penyusunan program desa harus memperhatikan skala prioritas, ketentuan regulasi, serta kemampuan keuangan desa. Perencanaan penggunaan Dana Desa (DD) juga akan disesuaikan dengan bidang prioritas dan aturan yang berlaku pada tahun anggaran 2027.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian ialah penanganan kemiskinan ekstrem melalui Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Pemerintah desa masih mempertimbangkan ketersediaan anggaran sekaligus melakukan pendataan dan seleksi calon penerima manfaat sebelum menentukan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Selain itu, pembahasan mencakup penguatan ketahanan iklim dan kesiapsiagaan bencana, peningkatan pelayanan kesehatan dasar melalui posyandu, pemberian makanan tambahan (PMT), serta penguatan ketahanan pangan, energi, dan kelembagaan ekonomi desa.
Di sektor pemberdayaan ekonomi, Pemdes Durian Demang turut merencanakan penyertaan modal untuk BUMDes. Usaha pemeliharaan ayam petelur yang telah berjalan menjadi salah satu kegiatan yang diperhatikan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat.
Dukungan terhadap pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) juga masuk dalam pembahasan perencanaan pembangunan desa.
Sementara itu, kebutuhan infrastruktur masih menjadi perhatian masyarakat. Dalam forum tersebut, warga mengusulkan pembangunan drainase di Dusun atau Kadun I dan III dengan total panjang sekitar 150 meter. Pembangunan tersebut diharapkan dapat menunjang saluran pembuangan air dan mendukung kondisi lingkungan permukiman.
“Selain pembangunan drainase, masyarakat juga mengusulkan pemasangan plat deker dan pembangunan jembatan untuk mendukung aktivitas petani, serta rehabilitasi gedung BUMDes,” papar Thomas.
Usulan plat deker dan jembatan dinilai berkaitan dengan kelancaran mobilitas warga, khususnya petani yang membutuhkan akses memadai untuk menunjang aktivitas pertanian. Adapun rehabilitasi gedung BUMDes diharapkan dapat mendukung kegiatan usaha dan pengembangan ekonomi desa.
Musrenbangdes turut membahas pembangunan infrastruktur digital, pemanfaatan teknologi, serta program prioritas lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui forum tersebut, Pemerintah Desa Durian Demang berharap RKPDes 2027 dapat disusun secara terarah dan realistis. Seluruh usulan akan dikaji berdasarkan urgensi, manfaat, ketentuan yang berlaku, dan kemampuan anggaran sebelum ditetapkan dalam dokumen perencanaan serta penganggaran desa.(Aisya)







