Sapa Pagi Jadi Budaya Positif, SD Negeri 07 Kota Bengkulu Perkuat Karakter dan Kedekatan dengan Siswa

oleh -53 Dilihat
oleh
Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai kegiatan Sapa Pagi di SD Negeri 07 Kota Bengkulu. Senyum ramah guru menyambut kedatangan siswa, menciptakan keakraban, menumbuhkan semangat belajar, serta menanamkan nilai kesopanan dan karakter positif sejak pagi hari.-Foto :s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Membangun karakter peserta didik tidak selalu harus dimulai melalui pelajaran di dalam kelas. Di SD Negeri 07 Kota Bengkulu, kebiasaan sederhana seperti menyapa, tersenyum, dan memberikan salam setiap pagi menjadi langkah nyata untuk menanamkan nilai-nilai positif sekaligus mempererat hubungan antara guru dan siswa, Selasa (27/10/2026)

Melalui kegiatan Sapa Pagi yang dilaksanakan secara rutin setiap hari, sekolah berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah, nyaman, dan menyenangkan. Pembiasaan ini menjadi bagian dari upaya membentuk peserta didik yang santun, disiplin, percaya diri, serta memiliki semangat untuk mengikuti pembelajaran.

Di bawah kepemimpinan Kepala SD Negeri 07 Kota Bengkulu, Priyanti Yuliana, M.Pd., kegiatan Sapa Pagi terus dikembangkan sebagai bagian dari budaya positif di lingkungan sekolah.

Kehadiran guru yang menyambut siswa dengan senyum, salam, dan sapaan hangat diharapkan mampu menghadirkan suasana emosional yang positif sejak anak-anak tiba di sekolah. Dengan demikian, siswa tidak hanya merasa diterima, tetapi juga memperoleh dorongan untuk memulai aktivitas belajar dengan lebih bersemangat.

Ige Gusti Pratama, S.Pd., Gr., menyampaikan bahwa Sapa Pagi bukan sekadar rutinitas menyambut kedatangan siswa. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian sekolah terhadap perkembangan karakter serta kondisi emosional peserta didik.

Menurutnya, interaksi sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan pengalaman positif bagi anak. Sapaan yang ramah, sikap sopan, dan komunikasi yang bersahabat menjadi sarana untuk menanamkan nilai kesantunan sekaligus membangun kedekatan antara guru dan siswa.

Suasana sekolah yang hangat juga diharapkan membuat peserta didik lebih nyaman dalam berinteraksi, berani mengungkapkan pendapat, serta memiliki kesiapan yang lebih baik untuk mengikuti proses pembelajaran.

Melalui pembiasaan tersebut, sekolah ingin memastikan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pembentukan kepribadian dan perkembangan sosial peserta didik.

Respons positif juga datang dari orang tua siswa, termasuk orang tua Ananda Khotob yang dikenal dengan nama Asma. Ia menyambut baik pelaksanaan Sapa Pagi karena dinilai menjadi salah satu upaya menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi anak ketika datang ke sekolah.

Dukungan keluarga menjadi unsur penting dalam memperkuat keberhasilan pendidikan karakter. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua diharapkan mampu menjaga kesinambungan pembiasaan positif, sehingga nilai kesopanan, kedisiplinan, kepedulian, dan rasa hormat tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di rumah.

SD Negeri 07 Kota Bengkulu berharap kegiatan Sapa Pagi dapat terus menjadi budaya positif yang tumbuh secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Melalui langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten, sekolah berkomitmen menghadirkan pendidikan yang humanis dan bermakna, sekaligus membentuk generasi yang berkarakter, mandiri, religius, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Sapa Pagi menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Sebuah senyuman, salam, dan sapaan hangat setiap pagi diharapkan menjadi awal yang baik bagi siswa untuk belajar, bertumbuh, dan meraih masa depan.(s.man)

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.