KLIKINFOBERITA.COM,- Kabar baik bagi dunia pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Provinsi Bengkulu. Sebanyak 79 satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dipastikan masuk dalam daftar penerima bantuan Papan Integratif Digital (PID) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Penyaluran bantuan dijadwalkan berlangsung secara bertahap pada November hingga Desember 2026.
Bantuan melalui Direktorat PAUD tersebut diharapkan mempercepat digitalisasi pembelajaran sekaligus mendorong terciptanya kegiatan belajar mengajar yang lebih interaktif, kreatif, dan menarik bagi anak usia dini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bengkulu Tengah, Erriyanto, S.Pd., M.AP., melalui Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF), Miftahul Huda, S.Kom., M.M., mengatakan program PID merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Menurut Miftahul, perangkat tersebut diharapkan dapat membantu pendidik mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif serta meningkatkan kemampuan tenaga kependidikan dalam memanfaatkan teknologi.
“Alhamdulillah, dari 82 satuan PAUD yang telah terverifikasi, sebanyak 79 satuan berhasil masuk sebagai penerima bantuan PID,” jelas Miftahul.
Ia menambahkan, tiga satuan pendidikan, yakni TK Satap Pondok Kubang, TK Putra Mandiri, dan KB Nur Afifah, telah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Oktober 2026 di Jakarta.
Bimtek tersebut dilaksanakan untuk memberikan pemahaman mengenai tata cara penggunaan dan pemanfaatan PID agar perangkat dapat digunakan secara optimal dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah.
Sementara itu, satuan PAUD yang masuk dalam daftar penerima dapat memantau perkembangan pengiriman bantuan melalui akun SILAB masing-masing sekolah. Pengiriman dijadwalkan berlangsung secara bertahap selama November dan Desember mendatang.
Di balik kabar baik tersebut, Miftahul juga mengingatkan para penerima manfaat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang meminta pungutan dengan mengatasnamakan kementerian, dinas pendidikan, maupun jasa pengiriman.
“Kami mengimbau seluruh penerima manfaat bahwa bantuan PID ini gratis, tanpa biaya administrasi sepeser pun. Jika ada pihak yang mengatasnamakan kementerian, dinas, bahkan kurir pengiriman yang meminta biaya, jangan ditanggapi. Segera konfirmasikan kepada Dinas Dikbud Bengkulu Tengah,” tegasnya.
Dengan adanya bantuan ini, pemerintah daerah berharap pemanfaatan teknologi digital di satuan PAUD semakin optimal sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang lebih berkualitas dan mendukung perkembangan anak sejak usia dini.







