KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Provinsi Bengkulu mengadakan acara Retret Muslimah Merah Putih untuk meningkatkan aspek spiritual dan karakter dari aparatur sipil negara (ASN) perempuan. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Manar Al-Hidayah, Balai Raya Semarak, dan diikuti oleh banyak ASN perempuan dari berbagai dinas dan lembaga daerah.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, membuka acara dengan menekankan betapa pentingnya memiliki pondasi spiritual bagi ASN perempuan. Ia mengungkapkan bahwa retret ini bertujuan sebagai wahana untuk memperbaiki diri agar peserta dapat menyeimbangkan tugas pekerjaan dan peran mereka di rumah, serta bisa menjadi teladan baik di dalam keluarga dan masyarakat.
“Retret Muslimah ini bertindak sebagai sarana bagi para ibu untuk berbenah diri, sehingga dari kegiatan ini, ibu-ibu bisa mendapatkan panduan tentang menjalani kehidupan rumah tangga ala Nabi Muhammad SAW,” kata Helmi saat menyampaikan sambutan di depan peserta.
Kegiatan ini dirancang dalam bentuk retret yang mengkombinasikan kajian keagamaan, sesi motivasi, dan pengembangan kepemimpinan. Panitia telah menyiapkan materi reflektif yang mendorong para peserta untuk menilai peran mereka sebagai pegawai negeri juga sebagai agen perubahan dalam keluarga dan lingkungan sosial.
Salah satu pembicara, Ustazah Nur Aisyah, menggarisbawahi pentingnya akhlak dan pengaturan waktu dalam menjalankan tugas negara dan tanggung jawab rumah tangga. “ASN perempuan seharusnya tidak hanya bekerja di kantor, tetapi juga membentuk generasi sebagai ibu dan bagian dari masyarakat. Keseimbangan seperti itu memerlukan kesadaran dan pembiasaan spiritual,” tuturnya.
Peserta menyambut antusias kegiatan ini. Rina, seorang pegawai dari Dinas Pendidikan, mengungkapkan bahwa retret ini memberi kesempatan untuk refleksi dan penguatan mental. “Saya merasa lebih damai dan memperoleh panduan praktis dalam mengatur waktu antara pekerjaan dan keluarga tanpa mengorbankan kualitas ibadah,” katanya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya untuk membangun sumber daya manusia yang memiliki karakter, sehingga mampu menyebarluaskan nilai-nilai positif di tempat kerja dan di rumah. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, dalam siaran pers, mengatakan bahwa retret ini akan menjadi agenda rutin dengan pengembangan materi mengikuti kebutuhan ASN perempuan.
Selain sesi materi, acara juga menyertakan kegiatan tanya jawab, diskusi kelompok, dan pelatihan kepemimpinan yang menerapkan prinsip-prinsip keagamaan dalam pengambilan keputusan sehari-hari. Penyelenggara berharap retret ini tidak hanya sebagai acara simbolis, tetapi juga mendorong perubahan nyata dalam perilaku dan budaya kerja.
Dengan memperkuat spiritual dan karakter ASN perempuan, Pemprov mengharapkan terjalinnya sinergi positif dalam birokrasi dan ketahanan keluarga yang bersumber pada nilai-nilai agama, serta meningkatkan pelayanan publik menjadi lebih empatik dan beretika.(red,adv)







