Rakor Pengendalian Inflasi: Cadangan Beras dan Keamanan Distribusi Jadi Prioritas

oleh -16 Dilihat
oleh
Wakil Bupati Tarmizi memimpin Rakor pengendalian inflasi bersama Forkompimda dan OPD. Fokus pada pengamanan distribusi, optimalisasi cadangan beras, dan pengawasan harga kebutuhan pokok.-Foto: Dedy/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Kabupaten Bengkulu Tengah menegaskan langkah-langkah memperkuat ketahanan pangan dan menstabilkan harga kebutuhan pokok. Pertemuan yang dipimpin Wakil Bupati Tarmizi, S.Sos., digelar di Ruang Rapat Bupati pada Senin (6/7/2026) dan dihadiri unsur Forkompimda, pimpinan OPD terkait, serta perwakilan TNI-Polri dan Kejaksaan Negeri.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Tarmizi menekankan bahwa pengendalian inflasi merupakan prioritas nasional yang harus diimplementasikan secara konsisten di tingkat daerah. “Pengendalian inflasi adalah program nasional yang menjadi perhatian pemerintah pusat. Kita harus memperkuat kolaborasi antarinstansi agar kebijakan berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Rapat membahas sejumlah langkah operasional, antara lain optimalisasi cadangan beras pemerintah, pengawasan distribusi pangan, serta antisipasi fluktuasi harga bahan pokok. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diminta meningkatkan pemantauan pasar, memastikan ketersediaan stok, serta mempercepat respons terhadap lonjakan harga.

Kepala Dinas terkait diminta menyusun mekanisme distribusi cadangan pangan yang cepat dan terukur, sementara Dinas Perdagangan didorong mengintensifkan pengawasan harga di tingkat grosir dan eceran. “Hasil pemantauan dan langkah penanganan akan dilaporkan ke pemerintah pusat setiap bulan. Laporan rutin ini penting untuk mengevaluasi dan menyesuaikan kebijakan daerah,” tambah Tarmizi.

Dandim 0407/Kota Bengkulu, Kolonel Inf. Condro Edi Wibowo, menegaskan peran stabilitas keamanan dalam menjaga kelancaran pasokan logistik pangan. Menurutnya, keamanan rute distribusi menjadi prasyarat agar stok pangan dapat sampai ke masyarakat tanpa hambatan. “TNI siap berkoordinasi untuk mengamankan jalur distribusi jika diperlukan,” kata Kolonel Condro.

Rakor yang digelar rutin setiap bulan pada minggu pertama ini berfungsi sebagai forum evaluasi dan perencanaan antisipatif. Pemerintah daerah menyatakan sinergi antarinstansi menjadi kunci menjaga daya beli masyarakat, mencegah kelangkaan, dan memastikan ketersediaan beras serta bahan pokok lain.

Dengan penguatan koordinasi antar lembaga, Pemkab Bengkulu Tengah berharap stabilitas harga kebutuhan pokok tercapai dan manfaat kebijakan segera dirasakan oleh warga.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.