KLIKINFOBERITA.COM,- Kebanggaan yang membahagiakan datang dari SD Negeri 7 di Kota Bengkulu. Siswi berbakat dari sekolah tersebut, Syafitri Ramadayeni, berhasil meraih posisi kedua dalam lomba mendongeng pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Bengkulu. Prestasi ini membuktikan bahwa potensi seni di sekolah dasar tersebut berkembang pesat dan siap berkompetisi.
Penampilan Syafitri mampu menarik perhatian juri berkat kepercayaan dirinya saat menguasai panggung, kemampuan vokal yang sudah terasah, serta ekspresi yang penuh kehidupan. Di tengah persaingan yang ketat, ia menceritakan salah satu cerita rakyat khas Bengkulu dengan sentuhan pribadi yang membuat kisah tersebut terasa dekat dan mengena di hati para penonton. Meskipun bersaing dengan lawan yang kuat, konsistensi dan latihan yang intens dari Syafitri menjadi faktor pembeda yang signifikan.
Kepala Sekolah SD Negeri 7, Priyanti Yuliana, M. Pd. Si. , menyambut berita ini dengan penuh haru dan rasa bangga. “Alhamdulillah. Ini adalah hasil dari usaha keras Syafitri dan dukungan semua pihak—sekolah, guru, serta orang tua. Semoga pencapaian ini dapat menginspirasi siswa lain untuk berani tampil,” ujarnya.
Dukungan yang penuh memang mendampingi perjalanan Syafitri. Guru pembimbingnya, IgE Gusti Pratama, S. Pd. , menyatakan bahwa latihan rutin selama beberapa minggu terakhir berfokus pada peningkatan artikulasi, pengendalian napas, dan mendalami karakter cerita. “Ketekunan dan keberanian Syafitri sangat berpengaruh. Saya hanya memberikan sedikit bimbingan; sisanya adalah hasil kerja kerasnya sendiri,” ujar IgE.
Kepala sekolah juga menambahkan bahwa pihak sekolah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan bakat non-akademik melalui kegiatan ekstrakurikuler dan pelatihan yang lebih intensif. Prestasi lokal seperti ini dianggap penting untuk meningkatkan rasa percaya diri, cinta terhadap budaya daerah, dan keterampilan berkomunikasi sejak dini.
FLS3N adalah acara tahunan yang memberikan kesempatan bagi para siswa untuk mengekspresikan bakat seni dan budaya mereka. Keberhasilan Syafitri tidak hanya menjadi kebanggaan bagi SD Negeri 7, tetapi juga mengangkat nama Kota Bengkulu dalam upaya melestarikan cerita rakyat. Semoga prestasi ini mendorong lebih banyak anak untuk menunjukkan bakat mereka.








