Presiden Tegaskan Kesiapan Ekonomi Nasional Hadapi Guncangan Global

oleh -26 Dilihat
oleh
Presiden Prabowo menerima Ketua DEN Luhut B. Pandjaitan di Hambalang. Pertemuan membahas penguatan ketahanan ekonomi, percepatan GovTech, dan langkah konkret untuk akuntabilitas serta pelayanan publik.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dan jajaran DEN di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor, pada Selasa petang (14/7/2026). Pertemuan membahas kondisi perekonomian terkini dan langkah strategis memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan dalam keterangan tertulis bahwa pertemuan ini meninjau sejumlah isu utama, termasuk inflasi, stabilitas nilai tukar, ketahanan pasokan energi, serta upaya percepatan transformasi ekonomi digital. “Pembahasan difokuskan pada kebijakan yang bersifat jangka menengah dan panjang untuk menjaga pertumbuhan yang inklusif,” kata Teddy.

Salah satu agenda penting adalah laporan penyempurnaan GovTech sebagai bagian dari percepatan transformasi digital pemerintahan. Menurut laporan DEN, pembaruan GovTech diarahkan untuk meminimalkan kesalahan sasaran dalam program bantuan sosial, memperkuat efektivitas penyaluran subsidi, dan meningkatkan transparansi tata kelola pemerintahan.

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya integrasi teknologi dalam layanan publik. “Kita harus memastikan teknologi bekerja untuk rakyat: menurunkan kebocoran, mempercepat layanan, dan menguatkan akuntabilitas pemerintah,” ujar Prabowo dalam pertemuan tersebut. Ia menambahkan bahwa GovTech harus dirancang agar mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat dan tahan terhadap ancaman siber.

Dalam pertemuan itu, DEN juga mengusulkan langkah-langkah penguatan sektor riil untuk menopang pertumbuhan. Rekomendasi meliputi percepatan investasi infrastruktur hijau, insentif untuk usaha mikro dan kecil agar naik kelas, serta diversifikasi pasar ekspor untuk meredam risiko eksternal. DEN menekankan perlunya koordinasi lintas kementerian dan pemda untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif.

Presiden menyambut baik rekomendasi tersebut dan menekankan perlunya kecepatan eksekusi. “Kebijakan terbaik pun tidak berarti tanpa akselerasi pelaksanaan. Pemerintah harus bergerak cepat menutup celah kebijakan dengan implementasi di lapangan,” kata Prabowo.

Pertemuan di Hambalang berlangsung intens dan tertutup untuk pers. Selain Luhut dan jajaran DEN, hadir pula sejumlah menteri serta pejabat terkait yang memberi paparan teknis. Kesepakatan akhir adalah membentuk tim koordinasi lintas sektor untuk menindaklanjuti hasil pembahasan, dengan fokus awal pada penyempurnaan GovTech dan paket kebijakan untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi.

Tim koordinasi dijadwalkan menyampaikan rencana aksi awal dalam 30 hari ke depan.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.