Polda Bengkulu dan Pemkab Bersinergi Genjot Swasembada Bawang Putih, Petani Dapat Pendampingan Hingga Penyerapan

oleh -30 Dilihat
oleh
Kapolda Bengkulu dan kepala daerah bersinergi tanam bawang putih serentak, dorong swasembada, pendampingan petani, dan penyerapan hasil; langkah nyata tingkatkan ketahanan pangan serta kesejahteraan petani lokal.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Polda Bengkulu menggandeng pemerintah kabupaten untuk mempercepat program swasembada bawang putih melalui penanaman serentak dan pendampingan teknis bagi petani. Rapat tindak lanjut yang digelar di Gedung Awaloedin Djamin, Rabu (26/8/2026), dipimpin Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., dan dihadiri para kepala daerah, termasuk Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.Ip., Plt. Bupati Rejang Lebong Hendri Praja, serta Bupati Lebong H. Azhari, S.H., M.H.

Bupati Kepahiang Zurdi Nata menyatakan kesiapan daerahnya mendukung penuh program itu. Menurut Zurdi, inisiatif bersama ini vital untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal. “Kami ingin memastikan langkah dari pusat hingga daerah selaras, sehingga program ini bisa berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Rapat memfokuskan pembahasan pada beberapa langkah konkret, antara lain penyediaan sarana produksi dan pupuk, pelatihan budidaya bawang putih, pendampingan lapangan oleh penyuluh dan personel terkait, serta mekanisme penyerapan hasil panen untuk menjamin pemasaran petani. Polda Bengkulu berkomitmen memfasilitasi koordinasi antarlembaga dan memastikan keamanan serta kelancaran distribusi logistik program.

Para peserta menilai keberhasilan program bergantung pada sinergi lintas sektor—pemerintah daerah, aparat keamanan, penyuluh pertanian, dan pelaku pasar. Selain itu, pengawasan intensif selama masa tanam dan panen dinilai perlu untuk mencegah kendala teknis dan administratif yang dapat menghambat produktivitas.

Kementerian terkait dipandang perlu dilibatkan dalam penyediaan benih unggul dan pendanaan skema bantuan, sementara pemerintah daerah akan memprioritaskan alokasi anggaran untuk pendampingan serta infrastruktur pendukung. Skema penyerapan hasil panen juga dibahas untuk mengurangi fluktuasi harga dan risiko pasar bagi petani.

Dengan langkah terpadu ini, diharapkan produktivitas bawang putih di Bengkulu meningkat, mengurangi ketergantungan impor, dan membuka peluang peningkatan pendapatan bagi petani. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan di tingkat nasional.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.