KLIKINFOBERITA.COM,– Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmen penuh dalam mendukung program pengawasan penggunaan bahasa Indonesia sebagai upaya menjaga kedaulatan bahasa negara di daerah setempat. Program yang diinisiasi Balai Bahasa Provinsi Bengkulu ini akan dijalankan secara serius melalui kolaborasi lintas sektor.
Komitmen tersebut tertuang dalam tindak lanjut Surat Keputusan Gubernur Bengkulu tentang pembentukan Tim Pelaksana Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia. Langkah ini menjadi bentuk nyata keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan bahasa negara digunakan secara tepat di ruang publik, administrasi pemerintahan, hingga layanan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, saat menerima audiensi Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Andriana Yohan, di ruang kerjanya, Rabu (22/7). Dalam pertemuan itu, Herwan menegaskan kesiapan Pemprov bersinergi secara optimal dengan Balai Bahasa guna mengawal pelaksanaan program di berbagai sektor strategis.
“Pengawasan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya kita bersama menjaga identitas bangsa. Bahasa Indonesia adalah pemersatu, maka penggunaannya harus sesuai kaidah dan tidak tergerus oleh pengaruh asing yang berlebihan,” ujar Herwan.
Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi yang erat antara Pemprov, Balai Bahasa, dan Tim Pelaksana agar program berjalan efektif dan berdampak nyata. Sinergi ini diharapkan menciptakan ekosistem kebahasaan yang sehat, mulai dari lingkungan pendidikan, perkantoran pemerintah, hingga ruang publik seperti papan nama dan media informasi.
Selain menjaga kedaulatan bahasa, program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Andriana Yohan menyambut baik dukungan Pemprov dan berharap langkah ini menjadi contoh bagi daerah lain.
“Dukungan Pemprov sangat berarti. Ini memperkuat posisi bahasa Indonesia di tengah arus globalisasi, sekaligus melestarikan kekayaan budaya bangsa,” ungkap Andriana.
Dengan kolaborasi ini, Pemprov Bengkulu optimistis pengawasan bahasa Indonesia dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan, menjadikan bahasa negara sebagai kebanggaan bersama di seluruh lini kehidupan masyarakat.









