Pemerintah Kota Bengkulu Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diminta Tidak Panik

oleh -108 Dilihat
oleh
Walikota Dedy Wahyudi dan Kapolresta Rahmad inspeksi SPBU: Tangki penuh 11 ton! Pasokan siap, polisi gebuk pengunjal. Beli secukupnya, situasi terkendali. Bengkulu tenang.-Foto : man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,-Merespons kekhawatiran masyarakat tentang ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kota Bengkulu bersama Polresta Bengkulu melakukan inspeksi langsung ke berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Upaya ini dilakukan untuk memastikan kelancaran pasokan dan menjaga ketenangan di kalangan masyarakat.

Dalam kunjungannya, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa persediaan BBM di daerahnya berada dalam keadaan aman dan terkontrol. Berdasarkan pengamatan di lapangan, beberapa tangki penyimpanan menunjukkan stok yang lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami tadi mengecek dan masih terdapat stok 11 ton, ada juga yang 8 ton. Jika persediaan habis, pasokan baru akan segera masuk. Jadi kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir, apalagi sampai melakukan pembelian berlebihan,” ungkap Dedy Wahyudi.

Selain memastikan ketersediaan, Walikota juga memberikan peringatan tegas kepada pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan keadaan untuk menyimpan BBM. Pihaknya sudah bekerjasama dengan kepolisian untuk mengawasi aktivitas pengisian yang mencurigakan.

Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat, S. S. , M. H. , mengungkapkan komitmennya untuk bertindak tegas terhadap para pelaku “pengunjal,” yaitu mereka yang melakukan pengisian BBM berulang kali untuk kepentingan penimbunan.

“Kami mengingatkan pengelola SPBU agar cari tahu. Jika ada kendaraan atau individu yang sama datang berulang untuk mengisi BBM, segera laporkan ke nomor 110. Kami akan mengerahkan anggota untuk patroli, memastikan antrean berjalan teratur, dan melakukan tindakan hukum terhadap siapa pun yang mencoba mengambil keuntungan dalam situasi sulit,” tegas Kombes Pol. Rahmad Hidayat.

Inspeksi mendadak ini dilakukan setelah adanya koordinasi cepat antara Gubernur Bengkulu dan Walikota untuk mengurangi potensi kepanikan di masyarakat.

Walikota menekankan bahwa kerjasama antara Pemerintah Kota, Kapolresta, dan Kapolda Bengkulu sangat baik dalam menjaga kenyamanan publik.

“Kami pastikan ketersediaan aman. Pemerintah menjamin hal ini. Jika kita semua tidak panik dan membeli sesuai dengan kebutuhan, situasi akan tetap dalam keadaan normal,” tutup Walikota.

Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti antrean dengan tertib, serta memastikan bahwa pengawasan akan diperketat selama 24 jam untuk mencegah tindakan curang di lapangan.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.