Pemerintah Janji Percepat Tol dan Pendidikan di Garut setelah Audiensi ke KSP

oleh -51 Dilihat
oleh
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menerima Bupati Garut Abdusy Syakur di Bina Graha, Jakarta. Pembahasan percepatan tol, revitalisasi sekolah, dan percepatan pembangunan RSUD Garut.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman menerima audiensi Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (18/8). Pertemuan membahas percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan layanan pendidikan di Kabupaten Garut.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Abdusy Syakur menekankan pentingnya kelanjutan pembangunan jalan tol yang melintasi wilayah Garut. Ia meminta agar semua hambatan teknis dan administrasi segera ditindaklanjuti sehingga proyek tidak terhenti dan manfaatnya cepat dirasakan masyarakat. “Pembangunan tol adalah kunci membuka akses ekonomi dan mempercepat pertumbuhan daerah,” ujar Bupati.

Kepala Staf Kepresidenan menyampaikan dukungan penuh dari pemerintah pusat untuk mempercepat proses perizinan dan koordinasi lintas kementerian. Dudung juga mengajak seluruh pihak untuk mengidentifikasi kendala paling krusial agar penanganannya lebih terfokus. Selain infrastruktur, KSP menyoroti urgensi revitalisasi gedung sekolah dan percepatan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Garut.

Permasalahan pendanaan menjadi salah satu isu utama. Menurut KSP, pembangunan RSUD masih menghadapi keterbatasan dukungan anggaran sehingga memerlukan skema pembiayaan terpadu dan percepatan proses penganggaran di tingkat pusat maupun daerah. Dudung berjanji akan membantu mempercepat koordinasi dengan kementerian terkait untuk mencari solusi pendanaan dan teknis.

Isu pendidikan juga menjadi bahan diskusi. Pemerintah Kabupaten Garut mengungkapkan data sosial ekonomi yang menunjukkan sekitar 1,8 juta dari 2,8 juta penduduk berada pada desil 1–5, termasuk sekitar 600 ribu jiwa pada desil 1 dan 2. Kondisi itu mendorong pemerintah daerah mengusulkan Program Sekolah Rakyat untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu.

Hingga saat ini, Garut belum memiliki Sekolah Rakyat. KSP menyatakan akan memfasilitasi koordinasi usulan tersebut dengan Kementerian Sosial dan kementerian terkait agar kebutuhan pendidikan masyarakat kurang mampu dapat segera ditindaklanjuti. Dudung menegaskan, “Pendidikan yang merata adalah fondasi pembangunan jangka panjang.”

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk mengawal penyelesaian hambatan pembangunan dan memastikan program pemerintah berjalan efektif sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat Garut.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.