Pemda Bengkulu Tengah dan Kemenag Bersinergi Meluncurkan Gerakan Ecotheology serta Program Kalamambu

oleh -27 Dilihat
oleh
Wakil Bupati Tarmizi dan Kakanwil Kemenag Saefudin memperkuat sinergi pemerintah melalui peluncuran layanan digital serta gerakan penanaman pohon bagi calon pengantin demi mewujudkan masyarakat Bengkulu Tengah religius, sehat, dan berkelanjutan.-Foto :Dedy,adv/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Wakil Bupati Tarmizi secara resmi menerima kunjungan kerja Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin Latief, di Rumah Dinas Bupati pada Rabu (3/6/2026). Kehadiran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, dan Dharma Wanita Persatuan menjadi momen penting untuk memperkuat kerja sama antar sektor dalam pelayanan keagamaan yang modern.

Setelah acara ramah tamah, rombongan melakukan tinjauan terhadap pembangunan Masjid Agung Kabupaten Bengkulu Tengah sebelum menuju kantor dinas setempat. Agenda utama meliputi peluncuran layanan digital terpadu, penandatanganan MoU tentang Gerakan Penanaman Pohon untuk Calon Pengantin, serta penyerahan buku nikah, KK, dan KTP. Selain itu, sosialisasi tentang pencegahan stunting dan pernikahan dini juga diperkenalkan sebagai langkah pencegahan yang sangat penting. Semua kepala OPD dan staf ahli bupati turut hadir dalam rangkaian kegiatan ini. Diharapkan digitalisasi ini akan memperlancar akses administrasi untuk masyarakat desa.

Kepala Kemenag Bengkulu Tengah, H. Arsan S. Ibrahim, menyatakan bahwa inisiatif ini lebih dari sekedar penghijauan. “Menanam pohon untuk calon pengantin merupakan pelaksanaan nyata dari ekoteologi. Program ini sejalan dengan Kalamambu, agenda prioritas daerah yang menggabungkan spiritualitas, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Wakil Bupati Tarmizi menyatakan dukungannya terhadap langkah tersebut. Ia menekankan pentingnya keselarasan antara kebijakan daerah dan kementerian sebagai dasar keberhasilan pembangunan. “Kerjasama ini memastikan setiap program tepat sasaran. Integrasi Kalamansi dan Bambu dengan gerakan keagamaan akan menciptakan ekosistem produktif yang berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Dalam pembinaan ASN, Kakanwil Saefudin menyampaikan pentingnya pengembangan layanan publik. “Integritas dan profesionalisme adalah hal yang tidak boleh ditawar. Aparatur harus berada di garis depan dalam menangani isu kesehatan ibu, penolakan pernikahan anak, dan pendidikan lingkungan yang berkelanjutan,” tegasnya. Peningkatan kapasitas SDM menjadi fokus utama untuk memastikan bahwa inovasi dapat dirasakan oleh masyarakat. Program ekoteologi kini menjadi perhatian nasional dalam menghadapi perubahan iklim. Kerjasama antar instansi terbukti menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi di lapangan.

Puncak acara ditandai dengan penanaman bibit kalamambu dan pelepasan burung liar ke habitatnya. Simbolik ini mencerminkan komitmen kuat dari pemangku kepentingan untuk menghubungkan nilai-nilai keimanan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan, menuju Kabupaten Bengkulu Tengah yang lebih religius, sehat, dan lestari. Selain itu, pendampingan hukum untuk keluarga yang rentan juga menjadi prioritas dalam agenda pembangunan berkelanjutan daerah. Harapan besar pun diarahkan pada kerjasama ini, yang diharapkan bisa memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Dedy/adv)

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.