Patungan Rp40 Juta per Unit, Pemprov dan Pemkot Bengkulu Bangkitkan Hunian Warga Pengantungan

oleh -50 Dilihat
oleh
Peletakan batu pertama renovasi 19 rumah korban kebakaran Pengantungan, Kamis (24/9). Pemprov dan Pemkot Bengkulu patungan Rp40 juta per unit untuk bangun kembali hunian warga yang hangus terbakar.-Foto: s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu resmi memulai renovasi 19 unit rumah warga Kelurahan Pengantungan yang hangus terbakar beberapa waktu lalu. Langkah sinergis ini diambil untuk mempercepat pemulihan kehidupan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran tersebut.

Melalui kesepakatan bersama, kedua pemerintah daerah menetapkan skema pembiayaan patungan dengan alokasi bantuan maksimal Rp40 juta untuk setiap unit rumah terdampak. Dana tersebut difokuskan untuk pembelian material bangunan serta kebutuhan operasional pengerjaan teknis di lapangan, sehingga proses rekonstruksi dapat segera berjalan.

Dalam pembagian porsi anggaran, Pemprov Bengkulu menanggung beban terbesar yakni 60 persen dari total biaya perbaikan. Sementara itu, Pemkot Bengkulu menyuplai sisa 40 persen guna memenuhi kebutuhan dana operasional serta pengerjaan teknis di lapangan. Skema ini diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan hunian layak bagi korban kebakaran.

Momen peletakan batu pertama perbaikan rumah warga berlangsung khidmat dan penuh rasa kebersamaan, Kamis sore (24/9/2026). Acara tersebut dihadiri jajaran perwakilan unsur Forkopimda Kota dan Provinsi Bengkulu, pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota dan Provinsi, serta pejabat terkait dari Pemkot dan Pemprov Bengkulu.

Dalam sambutannya, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengungkapkan, bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan mendasar warga saat ini, yaitu berupa material bangunan agar proses rekonstruksi tempat tinggal dapat langsung berjalan. “Beberapa waktu yang lalu kita diuji oleh Allah SWT, rumah warga di Pengantungan ini kurang lebih ada 19 unit terbakar. Dan kejadian itu tentu membuat keluarga kita tidak memiliki tempat tinggal. Lalu Pak Gubernur menyampaikan kepada saya, karena warga ini perlu kita bantu, maka kita berkolaborasi,” ucap Dedy.

Dedy juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali semangat gotong royong antarwarga serta mengetuk hati para dermawan untuk saling menopang di masa-masa sulit ini. “Memang kalau bicara cukup tidak cukup, itulah perlunya kebersamaan. Dan juga kalau ada dermawan, ada orang baik pengen bantu, kita juga membuka dengan tangan terbuka,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu Khairil Anwar, yang hadir mewakili Gubernur Bengkulu, menegaskan bahwa realisasi dana Rp40 juta per unit rumah ini merupakan penunaian janji pemerintah daerah yang disampaikan sesaat setelah musibah terjadi. “Hari ini adalah merupakan salah satu terwujudnya dari janji yang beliau pernah sampaikan pada saat baru saja terjadi musibah kebakaran. Dan saat itu beliau juga sudah sampaikan bahwa insya allah pemerintah melalui Baznas akan membantu,” jelas Khairil.

Khairil merincikan, untuk rumah pribadi warga yang ludes terbakar akan dibangunkan hunian tipe 36. Sedangkan bagi pemilik hunian bedeng, pemerintah memfasilitasi pembangunan kembali dengan hunian tipe 21. Pemerintah optimistis bahwa keterlibatan lintas sektor mulai dari Pemprov, Pemkot, Baznas, unsur TNI/Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas, hingga partisipasi swadaya masyarakat dapat mengakselerasi pemulihan kawasan pemukiman Kelurahan Pengantungan sehingga warga bisa kembali mendiami rumah yang layak dan aman.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.