Nasib Ribuan Guru Bantu Terancam UU ASN Baru

oleh -235 Dilihat
oleh
Ketau DPRD Bengkulu Tengah Fepi Suheri desak solusi nasib ribuan GBD terancam UU ASN 2023. 'Jangan biarkan generasi muda tanpa guru.-foto :Dedi/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,-Fepi Suheri, menggelar rapat darurat bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) pada Senin (5/1) sore ini. Fokus utama rapat: mencari solusi darurat bagi ribuan Guru Bantu Daerah (GBD) yang terancam kehilangan pekerjaan akibat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Pada 5 Januari 2026 ini, kami sudah undang kedua kepala dinas untuk bahas nasib GBD,” tegas Fepi Suheri usai rapat. Regulasi baru itu secara tegas melarang perekrutan tenaga non-ASN mulai 2026, dengan Desember 2024 sebagai batas akhir penyelesaian status GBD dan honorer lainnya. “UU No. 20 Tahun 2023 jelas menyatakan itu. Mulai tahun depan, tidak ada lagi rekrutmen non-ASN,” tambahnya.

Fepi menyoroti keprihatinan mendalam terhadap dampaknya bagi masyarakat lokal. Banyak lulusan Sarjana Pendidikan (S1 Pd), termasuk guru olahraga dan mata pelajaran umum, kini menganggur menanti lowongan. “Kepada Bupati Bengkulu Tengah, mari kita cari solusi bersama. Kasihan rakyat kami yang haus pendidikan berkualitas di daerah terpencil,” serunya.

regulasi khusus untuk sektor pendidikan dan kesehatan. “Saya minta Bupati perintahkan dinas terkait agar ada celah aturan. Jika tidak, perekrutan honorer yang dibiayai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hingga 20 persen akan terhenti total,” jelasnya. Ribuan GBD yang gagal lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) berisiko menganggur dan membebani keluarga.

Harapan Fepi sederhana namun mendesak: “Pak Bupati, tolong identifikasi regulasi dan cari solusi terbaik untuk rakyat. Jangan biarkan generasi muda terlantar tanpa guru.” Langkah ini diharapkan memicu diskusi lanjutan dengan pemerintah pusat, mengingat ancaman serius terhadap kualitas pendidikan di Bengkulu Tengah.

Pemerintah daerah kini berada di ujung tanduk. Apakah ada pengecualian BOS untuk GBD? Jawaban ditunggu arahan Bupati dalam waktu dekat. Rapat darurat ini menjadi sinyal kuat bahwa isu nasib guru honorer tak lagi bisa ditunda.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.