Mengukuhkan Enam Guru Besar, UNIB dan Pemprov Bengkulu Perkokoh Sinergi untuk Indonesia Emas

oleh -27 Dilihat
oleh
Suasana khidmat pengukuhan enam guru besar di GSG UNIB. Sinergi kampus–pemprov diperkuat untuk dorong riset terapan, pengabdian, dan persiapan SDM unggul menyongsong Indonesia Emas 2045.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,– Suasana khidmat menyelimuti Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Bengkulu (UNIB) pada Rabu (22/7) saat kampus kebanggaan masyarakat Bengkulu ini menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa. Agenda utamanya adalah pengukuhan enam profesor baru yang sekaligus menjadi simbol penguatan kapasitas akademik dan komitmen bersama antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Zahirman Aidi, hadir memberikan dukungan penuh. Dalam sambutannya, Zahirman menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian monumental ini. Menurutnya, bertambahnya jumlah guru besar bukan sekadar seremonial akademik, melainkan tonggak strategis untuk melahirkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab kompleksitas tantangan zaman.

“Kami di pemerintah provinsi sangat menyadari bahwa kemajuan daerah tidak bisa dilepaskan dari peran aktif institusi pendidikan. Kami berharap Universitas Bengkulu terus menjadi mitra utama pemerintah dalam menciptakan inovasi dan solusi konkret untuk pembangunan Bengkulu ke depan,” tegas Zahirman di hadapan para senat akademisi, dosen, dan undangan.

Ia menambahkan, kolaborasi antara birokrasi dan sivitas akademika adalah kunci untuk mempercepat transformasi daerah, mulai dari peningkatan ekonomi berbasis potensi lokal hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap perubahan. Sinergi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi diwujudkan dalam riset terapan dan program pengabdian masyarakat yang menyentuh langsung kebutuhan warga Bengkulu.

Sementara itu, Rektor UNIB, Prof. Dr. Ir. Indra Cahyadinata, M.S., dalam pidato pengantarnya menyampaikan rasa bangga dan haru atas pengukuhan keenam guru besar tersebut. Ia mengingatkan bahwa gelar profesor adalah amanah besar yang menuntut dedikasi tanpa henti dalam mencerdaskan bangsa.

“Semoga ilmu dan integritas yang telah diraih menjadi berkah bagi masyarakat, serta mampu menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya dan berkompetisi di tingkat nasional maupun global. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia,” ujar Prof. Indra.

Rapat senat yang berlangsung meriah ini secara resmi mengukuhkan enam nama besar dari empat fakultas berbeda, yang menandakan penguatan multidisiplin ilmu di UNIB. Keenam guru besar tersebut adalah:

1. Prof. Dr. Fahrudin JS Pareke, S.E., M.Si. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, pakar di bidang manajemen dan kewirausahaan.
2. Prof. Dr. Amancik, S.H., M.Hum.  Fakultas Hukum, ahli dalam kajian hukum adat dan kebijakan publik.
3. Prof. Dr. Evi Maryanti, S.Si., M.Si.  Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dengan keahlian di bidang sains material.
4. Prof. Dr. Slamet Widodo, S.E., M.S.  Fakultas Ekonomi dan Bisnis, fokus pada ekonomi pembangunan dan keuangan daerah.
5. Prof. Dr. Emelia Kontesa, S.H., M.Hum.Fakultas Hukum, spesialis di bidang hukum pidana dan HAM.
6. Prof. Dr. Hendri Hestiawan, S.T., M.T. Fakultas Teknik, ahli di bidang teknik mesin dan energi terbarukan.

Pengukuhan ini bukanlah titik akhir, melainkan awal dari babak baru bagi Universitas Bengkulu untuk terus memacu kualitas Tridarma Perguruan Tinggi pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Dengan semangat baru dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, UNIB optimis dapat melahirkan riset-riset unggulan yang tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga berdampak nyata bagi kemajuan Provinsi Bengkulu dan kontribusi bagi Indonesia Emas 2045.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.