Masjid Agung At-Taqwa di Bengkulu Terapkan Inovasi Ramah Lingkungan dalam Ibadah Kurban

oleh -16 Dilihat
oleh
Inovasi ramah lingkungan di Masjid Agung At‑Taqwa: daging kurban dibungkus besek bambu, mengurangi limbah plastik, meningkatkan ketahanan dan kualitas daging, serta menjadi contoh untuk masjid lain.-Foto: s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Masjid Agung At‑Taqwa di Kota Bengkulu memperkenalkan inovasi yang mendukung lingkungan selama ibadah kurban tahun ini. Untuk pertama kalinya, pengurus masjid mengganti kantong plastik sekali pakai dengan besek yang terbuat dari anyaman bambu sebagai tempat untuk membagikan daging kurban kepada jamaah dan warga sekitar.

Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi limbah plastik dan melestarikan lingkungan. Penggunaan besek yang berasal dari material alami memudahkan proses pemecahan dan memungkinkan pemakaian ulang, sehingga dapat mengurangi beban sampah di masjid dan permukiman sekitarnya.

Proses penyembelihan dan distribusi hewan kurban di Masjid Agung At‑Taqwa dipantau secara langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, pada hari Rabu (27/5). Dalam kunjungan tersebut, Medy didampingi oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, drh. Henny Kusuma Dewi, serta Ketua Umum Masjid Agung At‑Taqwa, Buya Yulkamra.

Medy mengungkapkan pujiannya terhadap langkah yang diambil oleh pengurus masjid ini, yang dianggap sebagai suatu inovasi yang baik untuk lingkungan. “Tahun ini ada inovasi dari pengurus Masjid Agung At‑Taqwa; tempat untuk membagikan daging kini tidak lagi menggunakan kantong plastik, melainkan besek yang lebih ramah lingkungan,” kata Medy saat meninjau lokasi. Ia juga menekankan bahwa pemakaian besek dapat membantu mengurangi polusi plastik karena cepat terurai dan dapat digunakan kembali.

Selain menguntungkan bagi lingkungan, pengurus masjid menambahkan bahwa penggunaan besek juga meningkatkan kualitas daging kurban. Menurut informasi dari panitia, daging yang disimpan dan dibungkus dalam besek memiliki ketahanan yang lebih baik serta mampu mempertahankan rasa. Pernyataan ini didukung oleh Medy yang menilai bahwa upaya tersebut juga membantu menjaga mutu daging yang disalurkan kepada penerima.

Pemerintah Kota Bengkulu memberikan dukungan positif terhadap inisiatif ini dan mendorong para pengurus masjid lainnya di kota maupun provinsi untuk meniru praktik serupa. Medy berharap inisiatif kecil ini menjadi contoh yang dapat menyebarluaskan budaya peduli lingkungan dalam setiap pelaksanaan ibadah kurban dan membantu mengurangi masalah limbah plastik yang semakin mengkhawatirkan.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.