KLIKINFOBERITA.COM,- Limbah kulit singkong bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar pupuk kompos organik yang efektif dan murah. Kompos dari kulit singkong dapat memperbaiki kualitas tanah, terutama dengan meningkatkan tekstur, aerasi, dan daya serap air tanah, yang semuanya mendukung pertumbuhan tanaman. Kulit singkong mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, sulfur, dan air, yang dibutuhkan untuk memperkaya nutrisi tanah.
Langkah-Langkah Membuat Pupuk Kompos dari Kulit Singkong
– Siapkan Bahan Baku: Kumpulkan kulit singkong secukupnya, usahakan yang masih segar.
– Pencacahan: Cacah kulit singkong menjadi potongan kecil agar proses dekomposisi lebih cepat.
– Aktivator: Persiapkan aktivator, seperti EM4 atau MOL (mikroorganisme lokal), yang akan mempercepat proses pengomposan.
Proses Pengomposan:
1. Penyusunan: Susun kulit singkong yang telah dicacah pada wadah kompos atau langsung di atas tanah.
2. Pemberian EM4: Larutkan EM4 dalam air sesuai petunjuk, lalu siramkan pada tumpukan kulit singkong.
3. Pembalikan: Lakukan pembalikan kompos setiap 2-3 hari agar udara masuk dan proses dekomposisi berjalan optimal.
4. Pematangan: Biarkan proses fermentasi berlangsung selama 3–4 minggu hingga kompos matang.
5. Penyaringan: Saring kompos untuk memisahkan bagian yang belum terurai sempurna.
6. Penyimpanan: Simpan kompos di tempat kering sebelum digunakan atau dikemas.
Ciri-Ciri Kompos Kulit Singkong yang Matang :
– Tekstur gembur
– Lembab
– Berwarna coklat kehitaman
– Tidak berbau busuk, melainkan berbau seperti tanah
Selain kompos dari kulit singkong, pupuk kandang juga bisa dijadikan alternatif pupuk organik untuk tanaman singkong, memberikan variasi sumber nutrisi untuk pertumbuhan optimal.(red)










