Dinas Koperasi dan UMKM Gencarkan Kolaborasi dengan Akademisi untuk Pendampingan Digitalisasi Usaha Rakyat

oleh -146 Dilihat
oleh
Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu perkuat Koperasi Merah Putih sebagai pusat ekonomi 67 kelurahan. Nellawati: "Sediakan sembako, pakaian, produk lokal—bahkan apotek dan klinik! UMKM mitra utama, distribusi lancar, kesejahteraan rakyat naik." Pendataan UMKM sedang digencarkan.-Foto : Istimewa/klikinfoberita com.

KLIKINFOBERITA.COM,- Dinas Koperasi serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UKM) di Kota Bengkulu terus berupaya meningkatkan kerjasama strategis dengan semua pelaku UMKM di kawasan tersebut. Inisiatif ini diambil sebagai bagian dari komitmen nyata untuk mendukung operasional serta pengembangan Koperasi Merah Putih yang diinisiasi oleh pemerintah.

Program ini dikembangkan dengan fokus agar semua produk unggulan lokal dari beragam daerah dapat dikelola dengan baik. Selain itu, keberadaan koperasi diharapkan dapat berperan sebagai pendorong utama bagi perekonomian yang secara langsung mempengaruhi kehidupan masyarakat di seluruh 67 kelurahan yang ada di Kota Bengkulu.

Nellawati, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah lanjutan dari hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mengenai perkembangan Koperasi Merah Putih yang telah berlangsung sebelumnya. Ia menyatakan bahwa koperasi ini direncanakan tidak hanya sebagai partner kerja pemerintah di tingkat kelurahan, tetapi juga akan berevolusi menjadi pusat ekonomi bagi masyarakat yang memberikan berbagai manfaat.

“Dengan adanya kerjasama yang erat ini, kami ingin memastikan bahwa Koperasi Merah Putih benar-benar aktif, berfungsi dengan baik, dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Dari kebutuhan dasar seperti sembako, pakaian, hingga aneka produk pangan lokal, semuanya dapat tersedia melalui koperasi ini. Bahkan, di masa depan, koperasi memiliki potensi untuk mengembangkan layanan lainnya, termasuk pengelolaan sektor keuangan, apotek, dan klinik kesehatan yang saling terintegrasi,” kata Nellawati ketika diinterview pada hari Jumat (24/4/2026).

Ia menekankan bahwa partisipasi aktif UMKM adalah kunci keberhasilan program ini. Koperasi Merah Putih akan dijadikan sebagai pusat distribusi terintegrasi sekaligus wadah kerjasama resmi, di mana para pelaku usaha lokal dapat memasarkan produk mereka secara langsung tanpa rintangan.

“UMKM akan turut dilibatkan secara langsung dan menyeluruh sebagai mitra strategis. Koperasi akan menjadi tempat bagi mereka untuk berjualan dan mengembangkan usaha, sehingga perputaran uang dan ekonomi benar-benar terjadi dan bermanfaat bagi masing-masing kelurahan,” tambahnya dengan penuh semangat.

Saat ini, tim dari dinas tengah aktif melakukan pemetaan serta pendataan terhadap UMKM yang siap bergabung dalam ekosistem ini. Proses pendataan dilakukan secara terperinci dan disesuaikan dengan lokasi koperasi di setiap kelurahan. Tujuannya adalah untuk memastikan ketersediaan stok barang dan variasi produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Melalui langkah-langkah yang terencana ini, diharapkan program ini mampu membangun ekosistem koperasi yang kuat, mandiri, bersaing, dan berkelanjutan. Akhirnya, pertumbuhan UMKM di 67 kelurahan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Kota Bengkulu secara keseluruhan.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.