Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Ikut Kawal Strategi Kemanusiaan dalam Rapat Pleno PMI

oleh -82 Dilihat
oleh
Kepala Satpol PP Sahat Situmorang berdiskusi dengan pengurus PMI Kota Bengkulu saat Rapat Pleno; sinergi kesiapsiagaan dan posko siaga diperkuat untuk hadapi bencana dan bantu masyarakat rentan.-Foto:s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,– Dewan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bengkulu menggelar Rapat Pleno perdana di masa kepengurusan baru. Bertempat di Markas PMI Kota Bengkulu, Jalan Putri Gading Cempaka, Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban, kegiatan yang berlangsung pada Selasa pagi (28/07/2026) itu dipimpin langsung oleh Ketua PMI Kota Bengkulu, Dediyanto, SPt, MAP.

Suasana rapat berlangsung khidmat dan produktif. Agenda utama mencakup evaluasi program kerja periode sebelumnya serta penyusunan rencana aksi strategis untuk penanggulangan bencana dan pelayanan sosial di wilayah Kota Bengkulu. Kehadiran para pengurus inti seperti Kusmito Gunawan, Iryanka Aditya, Nelli Hartati, Faizal Adriansyah, Fadli, Baijuri Hosen, Zaki Antony, Rezky Doanda, dan Padly turut mewarnai dinamika musyawarah yang berlangsung.

Salah satu momen penting dalam rapat tersebut adalah partisipasi aktif dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu, Sahat M. Situmorang. Dalam kapasitasnya sebagai anggota pengurus, Sahat memberikan pandangan mendalam mengenai sinergi antara PMI dan aparatur pemerintah daerah dalam menghadapi potensi kedaruratan. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan logistik dan koordinasi lintas sektor, mengingat kondisi geografis Bengkulu yang rawan bencana.

“Kami di Satpol PP siap mendukung penuh langkah-langkah preventif dan responsif yang dirumuskan PMI. Kolaborasi ini harus berjalan selaras dengan regulasi dan kearifan lokal,” ujar Sahat usai sesi diskusi.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Bengkulu, Dediyanto, menyatakan bahwa rapat pleno ini menjadi komitmen nyata untuk membawa PMI semakin profesional dan humanis. Ia juga mengapresiasi semangat seluruh pengurus yang dinilai memiliki dedikasi tinggi.

“Kami tidak hanya bicara program, tetapi bagaimana aksi kemanusiaan bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok rentan di perkotaan. Sinergi dengan Satpol PP dan instansi lainnya adalah kunci,” tegas Dediyanto.

Rapat yang berlangsung sekitar tiga jam ini menghasilkan beberapa kesepakatan penting, termasuk peningkatan kapasitas relawan, pembentukan posko siaga di titik rawan, serta optimalisasi donasi dan pengelolaan darah. Dengan semangat baru, PMI Kota Bengkulu berharap dapat meningkatkan kepercayaan publik serta memperkuat jaringan kemanusiaan di ibu kota provinsi tersebut.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.