KLIKINFOBERITA.COM, – Budidaya gurame menawarkan sejumlah keuntungan dalam bisnis, termasuk harga jual yang tinggi, pasar yang ditujukan untuk kalangan menengah ke atas, dan minimnya pesaing yang memudahkan dalam merajai pasar.
Namun, ada beberapa kelemahan yang perlu diwaspadai, seperti rentan terhadap penyakit, masa budidayanya yang lebih panjang, dan membutuhkan lahan yang luas.
Budidaya gurame di kolam tanah menjadi pilihan yang tepat karena dengan lahan yang sama, kolam tanah dapat dibuat lebih luas daripada jenis kolam lainnya, sehingga dapat menampung lebih banyak ikan gurame.
Selain itu, biaya pembuatan kolam tanah juga relatif murah. Dibandingkan dengan kolam terpal yang juga murah, kolam tanah lebih disarankan karena lebih kokoh.
Keunggulan lain dari kolam tanah adalah ketersediaan pakan alami dan ekosistemnya yang menyerupai habitat asli ikan gurame, yang sangat mendukung pertumbuhan mereka.
Namun, pembuatan kolam tanah memerlukan perhatian khusus terhadap kualitas tanah, seperti tingkat keasaman tanah, yang akan berdampak langsung pada pH air. Tanah yang terlalu asam dapat memengaruhi pertumbuhan ikan gurame.
Selain itu, menjaga kualitas air dan tanah secara rutin sangat penting, karena gurame dapat rentan terhadap hama dan penyakit yang berasal dari dalam tanah.(red)









