Inspeksi Keselamatan Jalan di Ruas Indragiri: Dishub dan Kepolisian Pastikan Polisi Tidur Layak Fungsi

oleh -12 Dilihat
oleh
Dishub Kota Bengkulu, Polda Bengkulu turun langsung ke Jalan Indragiri untuk cek kondisi speed bump. Hasilnya? Banyak yang sudah aus, kehilangan cat reflektif, bahkan ada baut yang mencuat.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu menggandeng Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bengkulu serta Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bengkulu dalam inspeksi keselamatan jalan yang digelar di ruas Jalan Indragiri, Rabu (9/9/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi ini dipimpin langsung oleh Kepala Dishub Kota Bengkulu, Toni Hastri Putra, yang didampingi oleh Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan, Rusman Effendy, serta Kepala Seksi Lalu Lintas, Tinton Prakarsa.

Ruas Jalan Indragiri dipilih sebagai lokasi utama karena merupakan jalur padat kendaraan dengan tingkat kepadatan pemukiman dan aktivitas ekonomi yang tinggi. Fokus utama inspeksi adalah mengevaluasi secara menyeluruh kondisi alat pembatas kecepatan atau speed bump (polisi tidur) yang dinilai sudah banyak mengalami kerusakan. Menurut data awal, beberapa titik polisi tidur di jalan tersebut mengalami abrasi parah, kehilangan marka reflektif, bahkan terdapat baut-baut pengunci yang menonjol keluar akibat aspal yang mengelupas. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang berisiko kehilangan keseimbangan saat melewatinya.

Dalam sambutannya di lokasi, Toni Hastri Putra menegaskan bahwa inspeksi ini merupakan komitmen nyata pemerintah kota untuk menghadirkan infrastruktur jalan yang aman. “Fasilitas pembatas kecepatan yang rusak bukan hanya gagal memperlambat laju kendaraan, tetapi justru berubah menjadi ‘batu sandungan’ berbahaya. Kami akan segera menyusun daftar prioritas perbaikan dan mengalokasikan anggaran darurat untuk ruas Indragiri agar proses perbaikan bisa dimulai pekan depan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan, Rusman Effendy, memaparkan sisi teknis dari evaluasi ini. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 82 Tahun 2018, polisi tidur yang ideal memiliki tinggi maksimal 12 sentimeter dan lebar minimum 1,6 meter. Dari hasil pengukuran sementara, beberapa titik di Indragiri tidak lagi memenuhi standar tersebut. “Kami menemukan perbedaan ketinggian yang ekstrem hingga menyebabkan benturan keras pada gandar kendaraan. Kami akan mengembalikannya ke spesifikasi teknis yang berlaku, termasuk penambahan warna kontras agar terlihat jelas pada malam hari,” ujar Rusman.

Kepala Seksi Lalu Lintas, Tinton Prakarsa, menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Bengkulu untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas selama masa perbaikan nanti. “Kami tidak ingin perbaikan malah menimbulkan kemacetan panjang. Karena itu, kami akan memasang rambu peringatan dini dan mengatur buka-tutup jalur secara bergantian agar arus kendaraan tetap terkendali,” jelas Tinton.

Kolaborasi dengan Ditlantas Polda Bengkulu dan Satlantas Polresta Bengkulu juga menjadi elemen penting dalam inspeksi kali ini. Pihak kepolisian turut memberikan catatan terkait titik-titik rawan kecelakaan di sekitar perempatan dan sekolah yang berada di kawasan Indragiri. Mereka mengapresiasi langkah cepat Dishub dan berjanji akan memperketat patroli serta penegakan hukum di area yang sedang dalam tahap perbaikan demi meminimalisir potensi laka lantas.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan masyarakat setempat yang menyampaikan keluhan langsung. Dengan adanya inspeksi terpadu ini, diharapkan ruas Jalan Indragiri segera pulih menjadi kawasan lalu lintas yang berkeselamatan. Dishub Kota Bengkulu mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada, mematuhi rambu-rambu sementara, serta segera melaporkan kepada petugas jika menemukan indikasi kerusakan fasilitas jalan di wilayah lainnya.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.