KLIKINFOBERITA.COM,- Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-67 Kabupaten Bengkulu Utara di halaman kantor Bupati, Sabtu pagi (4/7/2026), berlangsung khidmat namun menyimpan pesan yang menggema lebih keras dari sekadar seremoni.
Di usia yang ke-67, daerah ini tidak sedang mencari siapa yang paling benar—tetapi siapa yang paling mau bergandengan tangan.
Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan ajakan menggetarkan di hadapan ratusan aparatur sipil, tokoh masyarakat, dan undangan. Ia dengan tegas mengajak seluruh warga melepas segala sekat perbedaan latar belakang, pilihan politik, maupun status sosial.
“Usia 67 tahun bukan sekadar angka. Ini momentum bertanya pada diri kita: sudah sejauh mana kita bersatu? Saya mengajak semua, hilangkan perbedaan, saling dukung, dan berlomba memberi karya nyata untuk rakyat. Karena kesejahteraan tidak pernah lahir dari perpecahan,” ujar Bupati Arie penuh keyakinan.
Di tengah upacara, Bupati Arie juga menyampaikan kabar membanggakan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Daerah Tahun 2025.
Di balik opini sempurna itu, ada kerja tanpa henti, kepatuhan seluruh jajaran perangkat daerah, dan komitmen mengelola uang rakyat secara transparan.
“Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua kepala OPD, bendahara, dan tim keuangan. WTP ini adalah hadiah ulang tahun terbaik untuk Bengkulu Utara. Pertahankan! Karena ini kepercayaan publik yang wajib kita jaga,” tegasnya.
Suasana upacara semakin syahdu ketika Kabag Hukum, Irsaliyah Yurda, SH, MM, membacakan sejarah terbentuknya Kabupaten Bengkulu Utara mengingatkan bahwa daerah ini lahir dari perjuangan, keringat, dan air mata para pendahulu.
Bupati Arie menutup pidatonya dengan pesan menyayat sekaligus membakar semangat:
“Mari wariskan semangat perjuangan itu ke dalam jiwa kita. Jangan biarkan sejarah berhenti di buku. Jadikan ia nyala api yang terus menyala. Kita tidak berpacu dengan siapa pun, tapi dengan waktu dan pelayanan untuk masyarakat Bengkulu Utara yang MAHABBAH Maju, Harmonis, Berbudaya, dan Sejahtera.”
Peringatan HUT ke-67 kali ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ia adalah seruan, pengingat, dan janji: bahwa Bengkulu Utara akan terus melangkah, bukan sebagai individu terpecah, tetapi sebagai satu keluarga besar yang saling menguatkan.







