Harga BBM Pertamina 15 Oktober 2026: Pertamax Rp15.950, Ini Daftar Lengkapnya

oleh -93 Dilihat
oleh
SBBU Lubuk sini, Bengkulu Tengah, Bengkulu : Harga BBM Pertamina per 15 Oktober 2026 masih mengacu pada ketentuan sebelumnya. Pertamax dibanderol Rp15.950 per liter, sementara Pertalite Rp10.000 dan Biosolar Rp6.800 per liter.-Foto : red/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Harga bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina pada Kamis (15/10/2026) masih mengacu pada ketentuan harga yang berlaku sejak 1 Oktober 2026. Berdasarkan daftar harga yang dihimpun, Pertamax dibanderol Rp15.950 per liter, sedangkan Pertalite tetap Rp10.000 per liter.

Harga BBM menjadi perhatian masyarakat karena berpengaruh terhadap pengeluaran rumah tangga, biaya transportasi, hingga operasional berbagai sektor usaha. Oleh karena itu, informasi mengenai perubahan harga bahan bakar penting diketahui masyarakat sebelum melakukan pengisian di SPBU.

Berdasarkan informasi yang tersedia, harga BBM bersubsidi, yakni Pertalite dan Biosolar, disebut tetap dipertahankan hingga akhir 2026. Kebijakan tersebut berkaitan dengan upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika perekonomian.

Sementara itu, penetapan harga BBM nonsubsidi berada dalam pertimbangan tersendiri. PT Pertamina Patra Niaga memperhitungkan sejumlah faktor dalam menentukan harga jual, termasuk perkembangan harga minyak mentah dunia dan kondisi masyarakat.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa harga BBM masih sama dengan periode sebelumnya.

“Sampai saat ini, masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya,” kata Kitty Andhora.

Di sisi lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyoroti mekanisme evaluasi harga BBM nonsubsidi. Penyesuaian harga produk seperti Pertamax pada prinsipnya mempertimbangkan perkembangan harga pasar, termasuk tren minyak mentah global dan Indonesian Crude Price (ICP).

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan evaluasi harga BBM nonsubsidi semestinya dilakukan secara berkala oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas). Ia menyatakan akan memeriksa kembali proses evaluasi harga untuk periode Oktober 2026.

“Nah, untuk Pertamax, ini kan menyesuaikan dengan keekonomian. Jadi, seharusnya itu dari Dirjen Migas sudah menyampaikan evaluasi. Saya cek lagi, ya,” ujar Yuliot di Kantor Kementerian ESDM.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa evaluasi harga BBM nonsubsidi berkaitan dengan perkembangan komponen keekonomian. Meski demikian, perubahan harga tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan pergerakan harga minyak dunia karena penetapannya mempertimbangkan sejumlah faktor.

Daftar Harga BBM Pertamina per 15 Oktober 2026

Berikut daftar harga BBM Pertamina berdasarkan data yang tersedia:

– Biosolar subsidi: Rp6.800 per liter

– Pertalite: Rp10.000 per liter

– Pertamax: Rp15.950 per liter

– Pertamax Green: Rp19.150 per liter

– Pertamax Turbo: Rp19.600 per liter

– Dexlite: Rp23.700 per liter

– Pertamina Dex: Rp25.200 per liter

Masyarakat perlu memperhatikan bahwa harga BBM dapat berbeda menurut wilayah dan ketentuan distribusi yang berlaku. Karena itu, konsumen disarankan memeriksa informasi resmi Pertamina untuk memastikan harga sesuai lokasi pengisian.

Dengan mengetahui daftar harga tersebut, masyarakat dapat memperkirakan kebutuhan biaya bahan bakar sekaligus menyesuaikan pengeluaran harian. Informasi mengenai kebijakan harga berikutnya juga perlu terus dipantau, terutama untuk BBM nonsubsidi yang mengikuti evaluasi keekonomian dan perkembangan pasar.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.