Gustianto : Turunkan Stunting dengan Data Gizi Akurat dan Program MBG

oleh -52 Dilihat
oleh
Wakil Bupati Seluma Drs. H. Gustianto membuka kegiatan pengelolaan pelayanan kesehatan gizi masyarakat di Sukaraja, Senin (3/8/2026), sebagai upaya memperkuat data gizi dan percepatan penurunan stunting.-Foto:Hery/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,– Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, secara resmi membuka kegiatan Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Gizi Masyarakat yang berlangsung di Aula Kantor Camat Sukaraja, Senin (3/8/2026). Acara yang digagas Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma ini menjadi momentum penting dalam upaya akselerasi penurunan angka stunting di wilayah tersebut.

Kegiatan yang mengusung tema diseminasi dan publikasi data status gizi balita ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat basis data kesehatan. Dengan data gizi yang akurat dan terpublikasi dengan baik, pemerintah daerah dapat merumuskan intervensi yang tepat sasaran. Selain itu, forum ini juga menjadi ajang identifikasi berbagai persoalan kesehatan masyarakat yang membutuhkan penanganan lintas sektor.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Seluma, jajaran Dinas Kesehatan, unsur kecamatan, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan para pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi ini menegaskan bahwa penanganan stunting bukanlah tugas satu instansi, melainkan tanggung jawab bersama.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Sri Yulia Ningsih, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana ganda: menyajikan data status gizi balita secara transparan sekaligus memperkenalkan program-program kesehatan terbaru kepada masyarakat. “Kami berharap dukungan semua pihak dapat mengoptimalkan pelayanan kesehatan, sehingga upaya penurunan stunting berjalan lebih efektif dan terukur,” ujarnya.

Sementara itu, Wabup Gustianto menegaskan bahwa data status gizi bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan fondasi utama kebijakan. “Target kita bukan hanya menurunkan angka, tetapi mencegah kasus baru. Pencegahan dimulai dari keluarga melalui edukasi masif kepada orang tua, didukung intervensi gizi tepat dan pendampingan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya memaksimalkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Pemerintah Pusat. Menurutnya, program ini harus dikelola dengan koordinasi kuat antara pemerintah daerah, BGN, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan. “Manfaatkan MBG secara maksimal agar benar-benar berdampak nyata pada penurunan dan pencegahan stunting di Seluma,” imbuhnya.

Gustianto menambahkan, penanganan stunting membutuhkan sinergi lintas sektor yang solid. Dengan kolaborasi yang terpadu, Pemkab Seluma optimistis mampu melahirkan generasi sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai modal utama pembangunan daerah di masa depan.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.