Gempita Mouse dan Monitor: Mahasiswa KKN UMB Bawa 58 Siswa SDN 07 Bengkulu Mengenal Dunia Digital

oleh -5 Dilihat
oleh
58 siswa SDN 07 Bengkulu berbinar! Mahasiswa KKN UMB hadirkan 'Gempita Mouse & Monitor', mengubah canggung jadi mahir. Literasi digital nyata, generasi cerdas siap menghadapi masa depan teknologi.-Foto: s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,– Suasana laboratorium komputer SD Negeri 07 Kota Bengkulu berubah menjadi lautan semangat pada Kamis (8/9). Biasanya hening, ruangan itu mendadak bergema oleh derap langkah kecil dan gemerincik tombol keyboard yang ditekan penuh rasa ingin tahu. Sebanyak 58 pasang mata siswa kelas 6 tampak berbinar-binar, fokus menatap layar monitor yang menyala terang sebuah pemandangan yang menghangatkan hati para pengajar.

Mereka bukan sekadar bermain, melainkan sedang membuka jendela baru menuju masa depan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) turun tangan mencairkan rasa canggung generasi muda terhadap teknologi. Bertempat di kawasan Kelurahan Bajak, program edukasi pengenalan dasar komputer ini dirancang khusus agar siswa tidak lagi gemetar saat memegang mouse, melainkan justru mahir mengarahkan kursor ke mana pun mereka mau.

Kepala SDN 07 Kota Bengkulu, Priyanti Yuliana, M.Pd, menyambut program ini dengan antusias luar biasa. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa literasi digital adalah jembatan emas menuju kesuksesan di abad ke-22. “Saya sangat mengapresiasi inovasi dari mahasiswa KKN UMB. Anak-anak kita tidak boleh hanya menjadi penonton di era digital; mereka harus menjadi pemain utama. Hari ini, kita saksikan sendiri bagaimana bibit-bibit unggul itu mulai tumbuh,” ujarnya penuh haru.

Kegiatan yang didampingi langsung oleh guru kelas inspiratif, Puji Hartanti dan Eva Indah Lestari, berlangsung interaktif dan jauh dari kata membosankan. Materi tidak hanya berisi teori menghafal hardware dan software, tetapi juga praktik langsung menyalakan komputer dengan prosedur yang benar. Para siswa diajak berkenalan dengan Microsoft Word, mencoba mengetik kalimat sederhana, hingga bermain dengan fungsi-fungsi dasar yang akan sangat berguna saat mereka melanjutkan ke jenjang SMP. Jari-jari mungil mereka yang awalnya kaku perlahan menjadi lincah, diiringi sorak kegembiraan setiap kali berhasil mengetik nama sendiri di layar.

Salah satu perwakilan tim KKN UMB menjelaskan bahwa ini bukan sekadar pelajaran teknis. “Kami ingin mengubah ketakutan menjadi kecintaan. Banyak anak menganggap komputer adalah benda rumit. Melalui pendekatan yang menyenangkan, kami buktikan bahwa teknologi itu sahabat,” ungkapnya. Kegiatan ini menjadi kelanjutan dari program-program pengabdian sebelumnya, seperti simulasi toko mini yang telah menanamkan jiwa ekonomi kreatif pada siswa.

Dengan total 58 peserta yang terbagi dalam sesi praktik bergilir, seluruh siswa dinyatakan lulus dalam sesi ‘pemberanian diri’ menghadapi teknologi. Priyanti berharap, keberadaan mahasiswa KKN UMB di Kelurahan Bajak dapat terus menjadi katalis perubahan. “Jangan berhenti di sini. Terus kobarkan semangat literasi digital di sekolah kami,” pesannya.

Ketika bel pulang berbunyi, para siswa keluar dengan wajah berseri-seri, membawa pulang bukan hanya teori, tetapi kepercayaan diri baru. Program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar mampu melahirkan generasi digital native yang cerdas, kreatif, dan siap mengarungi derasnya arus informasi global.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.