Dukung Asta Cita Presiden, ABPEDNAS Bengkulu dan Polda Perkuat Sinergi: Desa Jadi Ujung Tombak Pembangunan

oleh -54 Dilihat
oleh
Ketua DPD ABPEDNAS Bengkulu, Ir. Silustero, M.M., bersama Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., memperkuat sinergi Polri dan masyarakat dalam mendukung Asta Cita Presiden serta mewujudkan desa aman, mandiri, dan sejahtera.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPD ABPEDNAS) Provinsi Bengkulu memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu untuk mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya melalui pemberdayaan desa, penguatan ekonomi masyarakat, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi pengurus DPD ABPEDNAS Bengkulu dengan Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu, Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., di Ruang VIP Markas Polda Bengkulu, Rabu (14/10/2026), pukul 09.00 WIB.

Ketua DPD ABPEDNAS Bengkulu, Ir. Silustero, M.M., menyampaikan visi, misi, dan program kerja organisasi yang berfokus pada pendampingan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta penyelarasan program pembangunan desa dengan kebijakan pemerintah pusat.

Menurut Silustero, audiensi tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan langkah strategis membangun kolaborasi antara ABPEDNAS dan Polri demi menciptakan pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Bengkulu atas waktu, kesempatan, serta arahan yang diberikan. Masukan tersebut menjadi bekal penting bagi ABPEDNAS dalam memperkuat peran BPD, mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan menyelaraskan program kerja dengan Asta Cita Presiden RI,” ujar Silustero.

Ia menegaskan, BPD memiliki posisi strategis dalam menampung aspirasi warga, mengawal perencanaan pembangunan, serta mengawasi penyelenggaraan pemerintahan dan penggunaan anggaran desa agar tepat guna, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

“Ujung tombak pemerintahan berada di desa. Ketika desa aman, masyarakat sejahtera, dan pembangunan berjalan baik, maka kemajuan daerah akan semakin kuat. Kami siap bersinergi dengan Polri untuk menjaga keamanan, kedamaian, dan keharmonisan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., diharapkan menegaskan pentingnya kemitraan antara Polri dan masyarakat desa dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

“Sinergi Polri dengan masyarakat merupakan unsur penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Melalui komunikasi, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat, desa dapat menjadi fondasi kuat bagi pembangunan dan kesejahteraan bersama,” Yudhi.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan koordinasi antara Polda Bengkulu dan DPD ABPEDNAS dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang baik, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mewujudkan desa yang aman, mandiri, dan sejahtera.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.