KLIKINFOBERITA.COM,-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bengkulu Tengah terus memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui Pelatihan Pengelolaan BUMDesa Angkatan III yang berlangsung pada 3–5 November 2026 di Wilo Hotel.
Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia melalui Balai PPMDTT Bengkulu, serta diikuti unsur pengelola BUMDesa Kabupaten Bengkulu Tengah.
Kepala Dinas PMD Bengkulu Tengah, Marhalim, menegaskan bahwa profesionalisme pengelola menjadi kunci utama dalam mendorong BUMDesa berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian desa.
“Pengelola BUMDesa harus memiliki kemampuan manajerial, berani berinovasi, serta jeli melihat peluang usaha. Potensi desa harus dikelola secara maksimal agar mampu menghasilkan nilai ekonomi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Marhalim.
Menurutnya, BUMDesa tidak boleh hanya berdiri sebagai lembaga usaha formalitas. Lebih dari itu, BUMDesa harus dikelola secara serius, profesional, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan usaha.
Melalui pelatihan ini, peserta dibekali penguatan kapasitas dan pengetahuan tata kelola usaha agar mampu mengembangkan potensi unggulan desa, menciptakan peluang bisnis, serta meningkatkan daya saing BUMDesa.
Dinas PMD Bengkulu Tengah berharap pelatihan tersebut menjadi langkah nyata melahirkan pengelola BUMDesa yang kompeten dan inovatif, sehingga mampu menjadikan potensi lokal sebagai kekuatan ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.








